40 Rumus Excel yang Sering Dipakai Dalam Dunia Kerja

Microsoft Excel
Foto: Microsoft Excel (Dok. Microsoft)

Microsoft Excel adalah salah satu perangkat lunak spreadsheet yang paling populer dan banyak digunakan di berbagai bidang, mulai dari keuangan, akuntansi, manajemen proyek, hingga analisis data. Salah satu fitur unggulan Excel adalah kemampuannya dalam menggunakan rumus untuk mengotomatisasi perhitungan dan analisis data.

Pengertian Rumus Excel

Rumus Excel adalah instruksi matematika atau logika yang digunakan dalam sel untuk menghitung atau memproses data. Dengan menggunakan rumus, pengguna dapat menghemat waktu, meningkatkan akurasi, serta mengoptimalkan pengolahan data secara otomatis.

Manfaat Rumus Excel

  • Meningkatkan efisiensi kerja: Dengan rumus, perhitungan yang kompleks dapat diselesaikan dalam hitungan detik tanpa perlu perhitungan manual.
  • Meminimalkan kesalahan manusia: Dengan otomatisasi, risiko kesalahan perhitungan akibat human error dapat dikurangi secara signifikan.
  • Mempermudah analisis data: Rumus Excel memungkinkan pengguna untuk melakukan analisis data yang lebih mendalam, seperti mencari tren atau pola dalam data.
  • Menghemat waktu dalam pengolahan data: Proses seperti pengurutan, pemfilteran, dan pemrosesan data dapat dilakukan lebih cepat dengan kombinasi rumus dan fungsi.
  • Meningkatkan akurasi dalam pengambilan keputusan: Dengan perhitungan yang lebih akurat, keputusan bisnis atau akademik dapat dibuat berdasarkan data yang valid dan dapat dipercaya.

40 Rumus Excel yang Wajib Dikuasai (dengan Contoh Masalah)

Berikut adalah 40 rumus Excel yang wajib dikuasai untuk meningkatkan keterampilan pengolahan data Anda, dilengkapi dengan contoh masalah nyata.

Rumus Dasar

1. SUM

Rumus: =SUM(A1:A10)

Contoh Masalah: Anda memiliki data penjualan bulanan dari Januari hingga Desember di sel A1 hingga A12. Untuk mengetahui total penjualan selama setahun, gunakan =SUM(A1:A12).

Tips: Gunakan tombol Alt + = untuk menerapkan fungsi SUM secara cepat ke range yang dipilih.

2. AVERAGE

Rumus: =AVERAGE(B1:B20)

Contoh Masalah: Anda memiliki data nilai ujian 20 siswa di kolom B. Untuk menghitung rata-rata nilai kelas, gunakan =AVERAGE(B1:B20).

Tips: Perhatikan sel kosong dalam range tidak akan dihitung, namun sel berisi angka 0 akan diperhitungkan dalam rata-rata.

3. COUNT

Rumus: =COUNT(C1:C15)

Contoh Masalah: Anda ingin mengetahui berapa banyak karyawan yang sudah mengisi formulir evaluasi kinerja (berupa angka) dari total 15 karyawan. Data tersebut ada di kolom C. Gunakan =COUNT(C1:C15).

Tips: COUNT hanya menghitung sel yang berisi nilai numerik. Untuk menghitung teks, gunakan COUNTA.

4. MAX

Rumus: =MAX(D1:D30)

Contoh Masalah: Anda memiliki data suhu harian selama sebulan di kolom D. Untuk mengetahui suhu tertinggi dalam bulan tersebut, gunakan =MAX(D1:D30).

Tips: Kombinasikan dengan fungsi IF untuk mengecualikan nilai tertentu dari perhitungan nilai maksimal.

5. MIN

Rumus: =MIN(E1:E25)

Contoh Masalah: Anda memiliki data waktu tempuh 25 karyawan ke kantor di kolom E. Untuk mengetahui waktu tempuh tercepat, gunakan =MIN(E1:E25).

Tips: MIN dan MAX dapat digunakan untuk tanggal, sehingga =MIN(tanggal) akan mengembalikan tanggal paling awal.

Rumus Logika

6. IF

Rumus: =IF(A1>10,”Lebih dari 10″,”Kurang dari atau sama dengan 10″)

Contoh Masalah: Anda ingin mengkategorikan produk berdasarkan jumlah stok di sel A1. Jika stok lebih dari 10, tandai sebagai “Stok Cukup”, jika tidak “Perlu Restock”. Gunakan =IF(A1>10,”Stok Cukup”,”Perlu Restock”).

Tips: IF dapat disarangkan hingga 64 level di Excel terbaru, namun sebaiknya jangan lebih dari 3-4 level untuk menjaga keterbacaan rumus.

7. AND

Rumus: =IF(AND(A1>10,A1<20),”Antara 10 dan 20″,”Di luar rentang”)

Contoh Masalah: Anda ingin mengidentifikasi produk yang memiliki harga optimal (antara Rp 100.000 dan Rp 200.000) di sel A1. Gunakan =IF(AND(A1>100000,A1<200000),”Harga Optimal”,”Perlu Penyesuaian”).

Tips: AND dapat menerima hingga 255 kondisi dalam satu fungsi.

8. OR

Rumus: =IF(OR(A1=5,A1=10),”Nilai adalah 5 atau 10″,”Nilai bukan 5 atau 10″)

Contoh Masalah: Anda ingin menandai produk yang memerlukan penanganan khusus (kode 1 atau kode 3) di sel A1. Gunakan =IF(OR(A1=1,A1=3),”Penanganan Khusus”,”Penanganan Standar”).

Tips: Kombinasikan OR dan AND untuk kondisi kompleks seperti =IF(OR(AND(A1>0,A1<10),AND(A1>20,A1<30)),”Dalam rentang”,”Di luar rentang”).

9. NOT

Rumus: =IF(NOT(A1>10),”Kurang dari atau sama dengan 10″,”Lebih dari 10″)

Contoh Masalah: Anda ingin mengidentifikasi karyawan yang TIDAK memenuhi target penjualan minimal 50 unit di sel A1. Gunakan =IF(NOT(A1>=50),”Tidak Mencapai Target”,”Mencapai Target”).

Tips: NOT berguna untuk membalik hasil dari fungsi ISBLANK, ISERROR, dan fungsi IS lainnya.

10. IFERROR

Rumus: =IFERROR(A1/B1,”Error: Pembagian dengan nol”)

Contoh Masalah: Anda ingin menghitung rasio konversi (penjualan/kunjungan) namun beberapa hari tidak ada kunjungan (B1=0). Gunakan =IFERROR(A1/B1,”Tidak ada kunjungan”).

Tips: Gunakan IFERROR untuk mengganti semua jenis error. Untuk menangani error spesifik, gunakan kombinasi IF dan ISERROR.

Rumus Pencarian dan Referensi

11. VLOOKUP

Rumus: =VLOOKUP(D2,A1:C10,2,FALSE)

Contoh Masalah: Anda memiliki daftar harga produk di range A1:B10 (kode produk di kolom A, harga di kolom B). Di sel D2 terdapat kode produk yang ingin dicari harganya. Gunakan =VLOOKUP(D2,A1:B10,2,FALSE).

Tips: Selalu gunakan FALSE sebagai parameter terakhir untuk pencocokan yang tepat. Fungsi ini hanya mencari dari kiri ke kanan, jadi nilai lookup harus berada di kolom paling kiri dari tabel.

12. HLOOKUP

Rumus: =HLOOKUP(D2,A1:J3,2,FALSE)

Contoh Masalah: Anda memiliki data penjualan per bulan dalam format horizontal (nama produk pada baris 1, penjualan bulan Januari pada baris 2). Di sel D2 terdapat nama produk yang ingin diketahui penjualannya. Gunakan =HLOOKUP(D2,A1:L2,2,FALSE).

Tips: HLOOKUP bekerja dengan prinsip yang sama seperti VLOOKUP tetapi untuk data horizontal, mencari dari atas ke bawah.

13. INDEX

Rumus: =INDEX(A1:D10,2,3)

Contoh Masalah: Anda memiliki data penjualan per produk dan per cabang dalam sebuah tabel A1:D10. Untuk mengetahui nilai penjualan produk kedua di cabang ketiga, gunakan =INDEX(A1:D10,2,3).

Tips: INDEX sangat berguna untuk membuat referensi dinamis ketika dikombinasikan dengan MATCH atau fungsi lain.

14. MATCH

Rumus: =MATCH(“Apple”,A1:A10,0)

Contoh Masalah: Anda ingin mencari posisi produk “Laptop ASUS” dalam daftar produk di kolom A. Gunakan =MATCH(“Laptop ASUS”,A1:A10,0).

Tips: Parameter terakhir (0) menunjukkan pencocokan tepat. Gunakan 1 untuk menemukan nilai terbesar yang lebih kecil atau sama dengan nilai lookup, dan -1 untuk sebaliknya.

15. INDEX-MATCH Kombinasi

Rumus: =INDEX(C1:C10,MATCH(“Apple”,A1:A10,0))

Contoh Masalah: Anda memiliki daftar produk di kolom A dan harganya di kolom C. Untuk mencari harga produk “Samsung Galaxy S21”, gunakan =INDEX(C1:C10,MATCH(“Samsung Galaxy S21”,A1:A10,0)).

Tips: Kombinasi INDEX-MATCH lebih fleksibel dari VLOOKUP karena dapat mencari ke kiri, kanan, atas, atau bawah tanpa batasan.

Rumus Teks

16. CONCATENATE atau operator “&”

Rumus: =CONCATENATE(A1,” “,B1) atau =A1&” “&B1

Contoh Masalah: Anda memiliki data nama depan di kolom A dan nama belakang di kolom B. Untuk menggabungkan menjadi nama lengkap, gunakan =A1&” “&B1.

Tips: Operator “&” lebih efisien dan singkat daripada CONCATENATE, namun di Excel versi terbaru, fungsi TEXTJOIN lebih powerful.

17. LEFT

Rumus: =LEFT(A1,5)

Contoh Masalah: Anda memiliki daftar kode produk di kolom A dengan format “PRD-12345-XYZ”. Untuk mengambil kode departemen (3 karakter pertama), gunakan =LEFT(A1,3).

Tips: Jika Anda tidak tahu pasti berapa karakter yang dibutuhkan, kombinasikan dengan FIND untuk ekstraksi dinamis.

18. RIGHT

Rumus: =RIGHT(A1,4)

Contoh Masalah: Anda memiliki daftar nomor SKU di kolom A dengan format “ABC-12345-789”. Untuk mengambil kode terakhir (3 digit), gunakan =RIGHT(A1,3).

Tips: Kombinasikan dengan LEN untuk mengekstrak karakter terakhir ketika panjang string bervariasi: =RIGHT(A1,LEN(A1)-FIND(“-“,A1)).

19. MID

Rumus: =MID(A1,3,6)

Contoh Masalah: Anda memiliki nomor identitas karyawan di kolom A dengan format “ID-123456-DEP”. Untuk mengambil angka 6 digit di tengah, gunakan =MID(A1,4,6).

Tips: Untuk ekstraksi dinamis, gunakan MID dengan FIND: =MID(A1,FIND(“-“,A1)+1,FIND(“-“,A1,FIND(“-“,A1)+1)-FIND(“-“,A1)-1).

20. LEN

Rumus: =LEN(A1)

Contoh Masalah: Anda ingin memeriksa apakah password yang dimasukkan di sel A1 memenuhi syarat minimal 8 karakter. Gunakan =IF(LEN(A1)>=8,”Password Valid”,”Password terlalu pendek”).

Tips: Fungsi LEN menghitung semua karakter termasuk spasi. Untuk menghitung tanpa spasi, gunakan =LEN(SUBSTITUTE(A1,” “,””)).

Rumus Tanggal dan Waktu

21. TODAY

Rumus: =TODAY()

Contoh Masalah: Anda ingin mengetahui tanggal hari ini secara otomatis pada laporan harian. Gunakan =TODAY().

Tips: TODAY selalu berubah saat workbook dibuka atau dihitung ulang. Jika ingin menyimpan tanggal tetap, salin dan tempel sebagai nilai.

22. NOW

Rumus: =NOW() Contoh Masalah: Anda ingin mencatat waktu terakhir update data secara otomatis. Gunakan =NOW().

Tips: Tekan F9 untuk memperbarui nilai NOW() tanpa harus mengedit sel.

23. DATEDIF

Rumus: =DATEDIF(A1,B1,”y”)

Contoh Masalah: Anda memiliki tanggal masuk karyawan di sel A1 dan tanggal saat ini di sel B1. Untuk menghitung masa kerja dalam tahun, gunakan =DATEDIF(A1,TODAY(),”y”).

Tips: DATEDIF memiliki beberapa parameter unit: “y” (tahun), “m” (bulan), “d” (hari), “ym” (bulan mengabaikan tahun), “yd” (hari mengabaikan tahun), “md” (hari mengabaikan bulan dan tahun).

24. NETWORKDAYS

Rumus: =NETWORKDAYS(A1,B1)

Contoh Masalah: Anda ingin menghitung jumlah hari kerja antara tanggal mulai proyek di sel A1 dan perkiraan selesai di sel B1. Gunakan =NETWORKDAYS(A1,B1).

Tips: Fungsi ini secara otomatis mengecualikan Sabtu dan Minggu. Gunakan parameter ketiga untuk menentukan hari libur tambahan.

25. EOMONTH

Rumus: =EOMONTH(A1,0)

Contoh Masalah: Anda memiliki tanggal transaksi di sel A1 dan ingin mengetahui tanggal akhir bulan untuk penutupan buku. Gunakan =EOMONTH(A1,0).

Tips: Untuk mendapatkan tanggal awal bulan, gunakan =EOMONTH(A1,-1)+1.

Rumus Matematika dan Trigonometri

26. ROUND

Rumus: =ROUND(A1,2)

Contoh Masalah: Anda memiliki data perhitungan margin keuntungan di sel A1 (misal 12.3456%). Untuk membulatkan ke 2 desimal, gunakan =ROUND(A1,2).

Tips: Parameter kedua yang negatif membulatkan ke kiri titik desimal, misal =ROUND(1234,-2) hasilnya 1200.

27. ROUNDUP

Rumus: =ROUNDUP(A1,0)

Contoh Masalah: Anda menghitung kebutuhan material di sel A1 (misal 4.2 meter). Untuk memastikan material tidak kurang, bulatkan ke atas gunakan =ROUNDUP(A1,0).

Tips: ROUNDUP selalu membulatkan menjauh dari nol, jadi -1.5 akan dibulatkan menjadi -2.

28. ROUNDDOWN

Rumus: =ROUNDDOWN(A1,0)

Contoh Masalah: Anda menghitung kapasitas maksimum ruangan berdasarkan luas di sel A1 (misal 25.7 orang). Untuk memastikan tidak melebihi kapasitas, bulatkan ke bawah dengan =ROUNDDOWN(A1,0).

Tips: ROUNDDOWN selalu membulatkan menuju nol, jadi -1.5 akan dibulatkan menjadi -1.

29. SUMIF

Rumus: =SUMIF(A1:A10,”>50″,B1:B10)

Contoh Masalah: Anda ingin menghitung total penjualan (di kolom B) hanya untuk produk yang harganya lebih dari Rp 50.000 (di kolom A). Gunakan =SUMIF(A1:A10,”>50000″,B1:B10).

Tips: Untuk kriteria teks, gunakan tanda kutip ganda dalam tanda kutip, misalnya =SUMIF(A1:A10,”*tas*”,B1:B10) untuk menjumlahkan produk yang namanya mengandung kata “tas”.

30. COUNTIF

Rumus: =COUNTIF(A1:A10,”Jakarta”)

Contoh Masalah: Anda ingin mengetahui berapa banyak karyawan yang berasal dari kota “Bandung” dari data di kolom A. Gunakan =COUNTIF(A1:A10,”Bandung”).

Tips: Gunakan wildcard * untuk pencocokan parsial, misalnya =COUNTIF(A1:A10,”B*”) untuk menghitung semua nilai yang dimulai dengan “B”.

Rumus Finansial

31. PMT

Rumus: =PMT(rate,nper,pv)

Contoh Masalah: Anda ingin menghitung cicilan bulanan untuk pinjaman Rp 100.000.000 (pv) dengan bunga 12% per tahun (rate=12%/12) selama 5 tahun (nper=5*12). Gunakan =PMT(12%/12,5*12,100000000).

Tips: Hasilnya akan negatif karena merupakan pengeluaran. Tambahkan tanda negatif pada PV jika Anda ingin hasilnya positif.

32. FV

Rumus: =FV(rate,nper,pmt,pv)

Contoh Masalah: Anda ingin mengetahui nilai tabungan setelah 10 tahun jika menabung Rp 1.000.000 per bulan (pmt) dengan bunga 6% per tahun (rate=6%/12). Gunakan =FV(6%/12,10*12,-1000000,0).

Tips: PMT harus negatif karena merupakan uang yang Anda keluarkan, hasil FV akan positif karena merupakan nilai yang Anda terima.

33. PV

Rumus: =PV(rate,nper,pmt,fv)

Contoh Masalah: Anda ingin mengetahui berapa uang yang perlu diinvestasikan sekarang (present value) dengan bunga 8% per tahun (rate=8%/12) untuk mendapatkan Rp 500.000 per bulan (pmt) selama 20 tahun (nper=20*12). Gunakan =PV(8%/12,20*12,-500000,0).

Tips: PV akan menghasilkan nilai negatif karena merupakan investasi awal (pengeluaran).

34. NPV

Rumus: =NPV(rate,value1,value2,…)

Contoh Masalah: Anda ingin mengevaluasi investasi dengan biaya awal Rp 50.000.000 dan arus kas masuk Rp 20.000.000, Rp 25.000.000, dan Rp 30.000.000 selama 3 tahun berikutnya dengan tingkat diskon 10%. Gunakan =-50000000+NPV(10%,20000000,25000000,30000000).

Tips: NPV mengasumsikan semua arus kas terjadi pada akhir periode, jadi investasi awal (saat ini) ditambahkan secara terpisah.

35. IRR

Rumus: =IRR(values,guess)

Contoh Masalah: Anda ingin menghitung tingkat pengembalian internal dari investasi dengan biaya awal Rp 100.000.000 (nilai negatif) dan arus kas masuk Rp 40.000.000 per tahun selama 3 tahun. Gunakan =IRR({-100000000,40000000,40000000,40000000},0.1).

Tips: Parameter kedua (perkiraan) opsional, tetapi membantu konvergensi jika IRR memiliki beberapa solusi yang mungkin.

Rumus Statistik

36. STDEV

Rumus: =STDEV(A1:A10)

Contoh Masalah: Anda ingin menganalisis konsistensi produksi dengan menghitung standar deviasi dari waktu produksi 10 unit barang di range A1:A10. Gunakan =STDEV(A1:A10).

Tips: Gunakan STDEV.S untuk sampel dan STDEV.P jika data mencakup seluruh populasi.

37. CORREL

Rumus: =CORREL(A1:A10,B1:B10)

Contoh Masalah: Anda ingin mengetahui korelasi antara biaya iklan (kolom A) dan penjualan (kolom B) selama 10 bulan terakhir. Gunakan =CORREL(A1:A10,B1:B10).

Tips: Hasil berkisar antara -1 (korelasi negatif sempurna) hingga 1 (korelasi positif sempurna), 0 berarti tidak ada korelasi.

38. RANK

Rumus: =RANK(A1,A$1:A$10,0)

Contoh Masalah: Anda ingin mengetahui peringkat penjualan cabang tertentu (sel A1) di antara 10 cabang perusahaan (A1:A10). Gunakan =RANK(A1,A$1:A$10,0).

Tips: Parameter ketiga: 0 untuk peringkat dari terbesar, 1 untuk peringkat dari terkecil. Gunakan RANK.EQ untuk menangani nilai yang sama.

39. PERCENTILE

Rumus: =PERCENTILE(A1:A100,0.9)

Contoh Masalah: Anda ingin mengetahui nilai batas atas 90% dari data nilai ujian 100 siswa di range A1:A100. Gunakan =PERCENTILE(A1:A100,0.9).

Tips: Di Excel terbaru, gunakan PERCENTILE.INC (inklusif) atau PERCENTILE.EXC (eksklusif) untuk perhitungan yang lebih presisi.

40. FORECAST

Rumus: =FORECAST(x,known_y’s,known_x’s)

Contoh Masalah: Anda ingin memprediksi penjualan (y) pada bulan ke-13 (x) berdasarkan data penjualan 12 bulan sebelumnya. Misalkan data bulan ada di A1:A12 dan penjualan di B1:B12. Gunakan =FORECAST(13,B1:B12,A1:A12).

Tips: Di Excel terbaru, gunakan FORECAST.LINEAR untuk hasil yang sama dengan FORECAST klasik, atau fungsi FORECAST.ETS untuk analisis time series yang lebih canggih.

Aset Tumbuh 9,88%, Alhamdulillah Kinerja Bank Syariah Positif di 2024

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen memberikan perhatian serius terhadap perkembangan industri perbankan syariah nasional. Komitmen ini dibutuhkan demi mewujudkan sektor keuangan yang resilient dan tangguh sehingga perekonomian nasional dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengaku, tantangan berupa ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih cukup terasa. Terlepas dari itu, OJK melihat bahwa industri perbankan syariah masih memiliki potensi besar dengan memanfaatkan pasar keuangan syariah yang tergolong niche.

Oleh sebab itu, OJK terus mendorong pengembangan berbagai produk keuangan syariah yang memiliki keunikan dan dapat bersaing kompetitif dengan produk keuangan dari perbankan konvensional.

“Upaya sistematik dan terkoordinasi di antara seluruh stakeholders perlu terus ditingkatkan untuk mencapai tingkat market share perbankan syariah yang signifikan melalui upaya organik dan anorganik,” ujar dia dalam keterangan resmi, yang diterima Senin (24/02/2025).

Industri perbankan syariah nasional pun berhasil mencatatkan kinerja positif pada akhir tahun 2024 lali. Bila dirinci, total aset perbankan syariah tercatat sebesar Rp 980,30 triliun atau meningkat 9,88% year on year (yoy) pada Desember 2024 dengan market share yang naik menjadi 7,72% dibandingkan pada Desember 2023 yakni 7,44 %.

Dari sisi intermediasi, total penyaluran pembiayaan perbankan syariah menyentuh angka Rp 643,55 triliun pada 2024 alias tumbuh 9,92 % yoy sejalan dengan pertumbuhan industri perbankan nasional. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sebesar Rp 753,60 triliun atau tumbuh sekitar 10% yoy, jauh di atas pertumbuhan industri perbankan nasional yang berada dalam kisaran 4%-5%.

Di sisi lain, pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah didominasi untuk sektor perumahan (KPR) dengan proporsi sekitar 23%. Sedangkan, penyaluran pembiayaan untuk UMKM mencapai sekitar 16%-17% dari total pembiayaan syariah.

Lebih jauh, tingkat permodalan bank syariah tetap stabil didukung dengan likuiditas yang memadai. Terbukti, tingkat Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat sebesar 25,4% pada 2024 atau berada di atas ketentuan. Pada tahun yang sama, rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) perbankan syariah tercatat masing-masing sebesar 154,52% dan 32,09%, atau masih di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Selain itu, kualitas pembiayaan dari perbankan syariah tetap terjaga dengan rasio NPF Gross berada di level 2,12% dan NPF Nett sebesar 0,79% pada akhir 2024. Tingkat profitabilitas tetap tumbuh dengan indikator Return-On-Asset (ROA) sebesar 2,04%. Hal ini menunjukkan akselerasi bisnis perbankan syariah tetap tangguh di tengah dinamika perekonomian domestik dan global.

Lantas, OJK terus mendukung akselerasi industri perbankan syariah nasional melalui implementasi Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah (RP3SI) 2023-2027.

Sebagai salah satu bentuk implementasi roadmap tersebut, OJK melaksanakan pertemuan tahunan perbankan syariah di tahun 2024 dan pada kesempatan tersebut diluncurkan berbagai pedoman untuk memperkuat keunikan produk syariah, yaitu Pedoman Produk Pembiayaan Mudarabah, Pedoman Implementasi Shariah Restricted Investment Account (SRIA) dengan Akad Mudharabah Muqayyadah, dan Pedoman Implementasi Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).

Pada tahun 2025, terdapat lima arah kebijakan yang akan didorong OJK guna meningkatkan economic of scale sekaligus keunikan model bisnis industri perbankan syariah agar mampu bersaing di tingkat nasional dan global.

Pertama, Konsolidasi Bank Syariah dan penguatan UUS dilakukan dengan mendukung proses spin-off melalui koordinasi dengan stakeholders dalam proses perizinan serta kemudahan BUS hasil spin-off untuk melakukan sinergi dengan Bank Induk. OJK juga mendorong pemegang saham untuk mendukung konsolidasi agar menghasilkan BUS dengan kapasitas besar.

Kedua, finalisasi pembentukan Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) sebagai bentuk komitmen OJK dalam memperkuat tata kelola syariah pada industri keuangan syariah nasional. Ketiga, Melanjutkan penyusunan pedoman produk perbankan syariah untuk menjadi panduan bersama dalam pelaksanaan produk sehingga memberikan kesamaan pandang dalam implementasinya.

Selain itu, pengembangan produk dengan karakteristik syariah, atau yang disebut shari’ah-based products, juga akan terus dilakukan sejalan dengan poin penguatan keuangan syariah dalam PTIJK tahun 2025. Adapun beberapa pedoman yang akan diterbitkan, yaitu Pedoman Pembiayaan Salam, Istishna’ dan Multijasa.

Keempat, Penguatan peran perbankan syariah dalam ekosistem ekonomi syariah dengan perluasan akses layanan perbankan syariah dalam ekosistem ekonomi syariah terus dilakukan, diantaranya melalui sinergi dengan Lembaga Jasa Keuangan Syariah lainnya, Pemerintah (K/L), dan industri halal.

Kelima, OJK turut serta dalam meningkatkan peran perbankan syariah di sektor UMKM dengan peningkatan akses dan pendampingan perbankan syariah di sektor UMK unbankable melalui instrumen keuangan sosial syariah. Kelima arah kebijakan tersebut diharapkan menjadi game changer bagi pengembangan industri perbankan syariah nasional dan meningkatkan kontribusi industri tersebut dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Buruan ke Transmart! Ada Diskon 50% + 20%, Kulkas Turun Harga Jutaan

Produk elektronik kulkas saat Full Day Sale di Transmart Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu (28/7/2024). (CNBC Indonesia/Khoirul Anam)
Foto: Produk elektronik kulkas saat Full Day Sale di Transmart Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu (28/7/2024). (CNBC Indonesia/Khoirul Anam)

Beberapa hari lagi kita akan segera memasuki bulan suci Ramadhan. Ketika berpuasa, banyak makanan yang harus disimpan untuk berbuka dan saat sahur.

Maka dari itu, diperlukan kulkas untuk menyimpan berbagai jenis makanan untuk dimakan di kemudian hari.

Bagi yang ingin membeli kulkas, ini menjadi momen yang tepat. Apalagi kalau bukan program Transmart Full Day Sale yang kembali digelar Transmart pada Minggu, 23 Februari 2025.

Adapun produk kulkas yang didiskon dalam program ini yakni kulkas dua pintu untuk berbagai merek. Di antaranya LG, Polytron, Panasonic, Sharp, Sony, dan Samsung.

Produk kulkas yang bisa didapatkan pengunjung yakni Kulkas Side By Side 436L dengan harga sale Rp 6,599,200 dari harga normal Rp 9,299,000 untuk di wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Lampung.

Sedangkan untuk luar Pulau Jawa, Bali, dan Lampung, Kulkas Side By Side 436L didiskon seharga Rp 6,999,200 dari harga normal Rp 9,749,000.

Berikut Syarat dan Ketentuan Transmart Full Day Sale

1. Diskon tambahan 20% hanya untuk menggunakan Allo Prime, Allo PayLater, kartu kredit Bank Mega & Mega Syariah

2. Diskon tambahan 20%, dengan minimal Transaksi 300k dan hanya berlaku di Minggu, 23 Februari 2025 mulai buka toko 22.00 (Waktu Setempat) di seluruh toko Transmart

3. Khusus untuk elektronik maksimal pembelian 2 Pcs per kategori (TV, AC, Kulkas, Mesin Cuci, Audio (Tipe PAS Pro)) Small Appliance tanpa pembatasan

4. Khusus untuk pembelian Ayam Maksimal 2 Ekor dan Daging 2 kg

5. Khusus untuk Sepeda Listrik Maksimal pembelian 2 unit

6. Khusus untuk Kosmetik dan Fragrance berlaku diskon 10% regular & Tidak berlaku diskon di Body Shop dan Sport Station

7. Diskon tidak berlaku untuk Minyak Goreng, Susu Bayi dan Anak, Mie Instan, Beras, Terigu, Telur, Rokok, Item Kebutuhan Rumah Tangga di Katalog & Instore Promo, Minuman Beralkohol, Parcel/Hampers, Gadget & Laptop, Motor Listrik dan produk lainnya yang bertanda “Tidak Berlaku Diskon”

8. Diskon tidak berlaku untuk kartu Mega Corporate, Mega Wholesale Card, Mega Groserindo, TVS, dan Trans Hello

9. Tidak dapat refund dan tidak berlaku pembelian partai besar (Pedagang)

10. Cicilan bunga 0% dan cicilan bunga ringan tidak berlaku untuk Sepeda Listrik dan Motor Listrik

Jadi, tunggu apa lagi? segera serbu Transmart Full Day Sale di seluruh gerai Transmart se-Indonesia. Jangan sampai ketinggalan!

Klarifikasi DEN: Belum Ada Rencana Menghapus Subsidi BBM

Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua pada salah satu SPBU di Jakarta, Senin (18/11/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua pada salah satu SPBU di Jakarta, Senin (18/11/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melalui Juru Bicara DEN, Jodi Mahardi memberikan klarifikasi terkait pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, mengenai subsidi BBM agar jangan menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Sampai saat ini, belum ada keputusan yang diambil terkait perubahan subsidi BBM. Penegasan ini penting karena saat ini muncul pemberitaan di media bahwa subsidi bbm akan dihapus di tahun 2027. 

Pernyataan yang disampaikan sebelumnya oleh Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, adalah wacana usulan untuk menyalurkan subsidi BBM lebih tepat sasaran melalui subsidi langsung kepada masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi tersebut, bukan penghapusan subsidi.

“Penyaluran subsidi tepat sasaran ini penting karena mekanisme subsidi BBM saat ini banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu,” kata Jodi dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/2/2025).

Adapun pernyataan yang disampaikan oleh Ketua DEN tersebut untuk menyalurkan subsidi BBM lebih tepat sasaran tersebut masih merupakan usulan wacana yang akan dikaji lebih lanjut secara mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan masukan dari masyarakat serta akademisi.

Saat ini pemerintah terus melakukan perbaikan database kelompok masyarakat yang berhak memperoleh subsidi untuk memastikan bahwa subsidi bisa disalurkan lebih tepat sasaran.

Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah melalui digitalisasi database tersebut sehingga pembaharuan data kelompok masyarakat yang berhak menerima subsidi bisa dilakukan lebih cepat.

Dengan mekanisme penyaluran yang lebih tepat sasaran manfaatnya akan lebih adil dan merata. Kebijakan ini akan terus dikaji dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas.

Apabila pendekatan  lebih transparan dan berbasis data, diharapkan subsidi BBM dapat benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengurangi potensi pemborosan anggaran negara.

BUMN Mulai Pakai AI, Bos Telkom Beberkan Cara Hitung Cuan

Chairman of Fordigi BUMN, Fajrin Rasyid menyampaikan pemaparan dalam acara dalam acara Tech & Telco Summit 2025 di Jakarta, Jumat (21/2/2025).  (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Chairman of Fordigi BUMN, Fajrin Rasyid menyampaikan pemaparan dalam acara dalam acara Tech & Telco Summit 2025 di Jakarta, Jumat (21/2/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Teknologi kecerdasan buatan (AI) membutuhkan biaya yang cukup besar, baik untuk pengadaan infrastruktur maupun aplikasinya. Perusahaan harus memperhitungkan beberapa hal untuk memastikan investasi AI memberikan hasil yang optimal bagi perusahaan.

Ketua Forum Digital BUMN dan Direktur Bisnis Digital PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., Fajrin Rasyid menjelaskan return dari investasi AI bisa dilakukan lewat beberapa cara.

Dari perhitungan ini, perusahaan termasuk BUMN bisa memperhitungkan investasi layak dikucurkan atau tidak. Dia menjelaskan bahwa nilai tambah dari AI tidak hanya bisa diukur dari pendapatan yang dihasilkan, tetapi juga dari efisiensi.

“AI itu bisa menaikkan revenue, which is probably langsung bisa kita hitung ROI-nya, tapi teman-teman IT juga mesti melihat bagian AI ini bisa bisa meningkatkan efisiensi,” katanya.

Dia mencontohkan efisiensi bisa dihitung dari nilai belanja modal yang turun setelah menerapkan teknologi AI.

“Setelah otomasi misalnya, ini bisa menghemat waktu sekian, bandwidth sekian, sekian ribu proses. Ini kira-kira, bisa dihitung nilai rupiahnya,” kata Fajrin.

Dia menjelaskan bahwa bidang industri yang bisa menikmati dampak besar dari AI adalah di sektor B2B. Alasannya, mayoritas bidang B2B membutuhkan komputasi yang sangat besar.

“Misalnya di sektor pertambangan yang mengoperasikan saat ini tidak hanya menambang langsung masuk ke dalam site, tapi menggunakan mesin yang dioperasikan dari jarak jauh. Itulah penggunaan 5G dan kemudian dihitung menggunakan big data AI, bagaimana proses penambangan bisa dilakukan,” kata Fajrin.

Shopee Bagi-bagi Duit Buat Pedagang, Cek Syaratnya

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkolaborasi dengan Shopee Indonesia dan SMESCO untuk memperluas pasar UMKM ke luar negeri. (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi)
Foto: Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkolaborasi dengan Shopee Indonesia dan SMESCO untuk memperluas pasar UMKM ke luar negeri. (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi)

Menjelang bulan Ramadan, Shopee bagi-bagi duit buat pedagang UMKM yang baru berjualan di platformnya. Tambahan insentif khusus itu ditujukan bagi pengusaha UMKM baru yang bergabung mulai 20 Februari-31 Maret 2025

Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawir mengatakan saat Ramadan, mereka punya program bantuan Rp 1 juta buat UMKM baru yang bergabung di Shopee.

Untuk skemanya, ia menjelaskan bantuan tersebut akan langsung mendapatkan saldo iklan sebesar Rp 1 juta. “Skemanya masuk ke iklan ya. Jadi bagi UMKM-UMKM yang baru join itu langsung dapet saldo iklan 1 juta rupiah,” ujarnya ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Shopee menegaskan komitmen mereka dalam membantu pengusaha UMKM berkembang.

Untuk itu mereka memperkenalkan Program Sukses UMKM Baru, sebuah program dukungan untuk pengusaha UMKM yang baru memulai berjualan online di Shopee, yang mulai dijalankan sejak 10 Februari 2025.

Untuk dapat mendorong perkembangan bisnis UMKM baru, Shopee memberikan 3 dukungan khusus bagi tiap UMKM yang baru bergabung di Shopee yaitu gratis biaya administrasi untuk 50 produk pertama yang terjual.

Kedua, gratis biaya layanan gratis ongkir XTRA untuk 200 pesanan pertama. Selain itu juga ada voucher toko senilai Rp1.000.000 untuk memberikan diskon promosi bagi pembeli.

“Kami harap insentif baru dari Program Sukses UMKM Baru bisa mempermudah pengusaha UMKM beradaptasi dan tumbuh bersama melalui platform digital.” terangnya.

Selain Saham, Emas Fisik & Digital Bisa Jadi Opsi Investasi Pensiun

Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu gallery penjualan emas di Jakarta, Selasa (16/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu gallery penjualan emas di Jakarta, Selasa (16/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Emas telah lama menjadi salah satu instrumen investasi yang menjanjikan keuntungan, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Banyak investor yang mulai melirik emas sebagai alternatif investasi untuk melengkapi portofolio mereka, baik dalam bentuk fisik maupun digital.

Bahkan, Financial Expert CNBC Indonesia Aulia Akbar mengatakan investasi emas bisa menjadi alternatif cerdas untuk meraih kebebasan finansial di hari tua. Menurutnya, jika sudah berinvestasi di saham, tambahkan emas dalam portofolio untuk meminimalisasi risiko investasi serta menjadi cadangan apabila instrumen investasi lain sedang dalam keadaan tidak stabil atau cenderung merugi.

“Berapa besarannya tentu disesuaikan dengan profil risiko, kalau agresif maka emasnya bisa di 20% atau tentu saja disesuaikan dengan kondisi pasar juga,” Akbar dikutip Selasa (18/02/2025).

Menurut Akbar, investasi di emas, bagus untuk menyeimbangkan investasi di saham apalagi untuk jangka panjang. Akbar menyebut oleh karena itu, selain biaya pensiun, emas juga cocok untuk mereka yang menabung untuk pendidikan anak dan juga pernikahan anak.

Harga emas terus menunjukkan tren positif setelah pelantikan Donald Trump pada Minggu, 19 Januari lalu. Kebijakan tarif yang diterapkan Trump memicu kekhawatiran pasar akan inflasi yang tidak terkendali, meskipun The Fed masih berhati-hati dalam menurunkan suku bunga acuan lebih jauh. Hal ini juga sejalan dengan melemahnya posisi nilai tukar rupiah mengingat kurs sudah berada di kisaran 16.400 per USD.

Berdasarkan data dari situs logammulia.com, harga emas pada Selasa (19/02/25) tercatat sebesar Rp1.691.000 per gram. Selama 15 tahun terakhir, harga emas ANTAM LM telah mengalami kenaikan sekitar 318,9%, sebuah lonjakan signifikan dari harga awal sekitar Rp403.600 per gram pada 2010. Grafik berikut ini memperlihatkan tren harga emas ANTAM LM sepanjang periode tersebut:

Kenaikan yang signifikan ini menegaskan bahwa emas merupakan pilihan investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Bagi investor yang tertarik membeli emas fisik, sangat penting untuk memilih tempat yang terpercaya dan menghindari tawaran harga yang tidak wajar. Selain itu, pastikan keaslian sertifikat emas yang dibeli, terutama untuk produk-produk resmi. Saat ini, beberapa platform menyediakan layanan untuk memverifikasi keaslian sertifikat secara mudah, sehingga Anda bisa memastikan bahwa emas yang dibeli benar-benar asli.

Emas fisik bisa didapatkan di berbagai official store, toko emas terpercaya, atau bahkan melalui berbagai platform online yang sudah terjamin keamanannya. Selain itu, bagi mereka yang lebih memilih cara praktis tanpa harus menyimpan emas fisik, kini tersedia pula layanan investasi emas digital, yang memungkinkan Anda memiliki emas dalam bentuk digital tanpa khawatir soal penyimpanan fisiknya.

Satu Hari Berubah Bukan 24 Jam, Peneliti Beberkan Alasannya

Ilustrasi Jam dinding (Pixabay)

Selama ini, manusia merasakan perubahan hari setiap 24 jam. Namun, realita ini akan bergeser.

Penyebabnya tak lain adalah Bulan yang pelan-pelan menjauh dari Bumi. Menurut para ilmuwan, jarak Bulan dan Bumi makin jauh sekitar 3,82 cm per tahun.

Selama jutaan tahun, pergerakan itu diperkirakan akan memperpanjang rata-rata hari di Bumi.

Para peneliti di University of Wisconsin-Madison meneliti formasi batuan yang berusia 90 juta tahun untuk menganalisis interaksi Bumi-Bulan 1,4 miliar tahun yang lalu.

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa dalam 200 juta tahun, hari di Bumi akan berlangsung selama 25 jam, demikian dikutip dari The Economic Times, Selasa (18/2/2025).

Stephen Meyers, seorang profesor geosains di University of Wisconsin-Madison, menjelaskan bahwa bulan yang bergerak menjauh akan berdampak signifikan pada struktur geologi bumi.

Meskipun masih banyak hal yang perlu diketahui tentang bulan, namun memang benar bahwa posisi bulan di luar angkasa memiliki arti penting bagi kehidupan dan lingkungan sekitar. Sangat sedikit yang manusia ketahui tentang bulan yang bergerak menjauh dapat menjadi indikasi sebuah kabar buruk.

Program antariksa Cina telah menemukan struktur yang tidak diketahui yang tersembunyi di bawah permukaan Bulan, sebuah rahasia yang tersisa dari miliaran tahun lalu yang sekarang membantu para ilmuwan untuk mencari tahu seperti apa Bulan di masa lalu.

Pergerakan Bulan yang menjauh dari Bumi secara bertahap memiliki dampak yang luas bagi planet kita dan masa depannya.

Panjang hari yang terus bertambah, meskipun terjadi dalam kecepatan yang sangat lambat, membuktikan sifat dinamis dari hubungan Bumi-Bulan.

Penelitian terbaru dari China ini memberikan informasi mengenai sejarah geologi dan masa depan planet kita sehubungan dengan satelit alaminya.

Raam Punjabi Borong 8,82 Juta Saham RAAM

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia/ IHSG, Senin (22/11/2021) (CNBC Indonesia/Muhammad sabki)

PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM) menyampaikan, pengendali yang menjadi Komisaris Utama Ram Jethmal Punjabi atau yang akrab disapa Raam Punjabi tercatat memborong 8.824.000 saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pembelian tersebut dilakukan selama empat hari beruntun, yakni 11-14 Februari 2025.

Dengan demikian, kepemilikan saham Raam Punjabi di saham RAAM bertambah 0,13% menjadi 4,8 miliar saham atau 70,47% dari sebelumnya yang sebesar 4,79 miliar saham RAAM atau 70,34 persen.

Adapun tujuan dari pembelian saham tersebut untuk berinvestasi dengan kepemilikan langsung dan untuk mempertahankan pengendaliannya di saham tersebut.

Sementara itu, RAAM pada perdagangan hari ini, Senin (17/2/2025), turun 4,12% ke level 326. Bila dibandingkan dengan harga saham pada awal tahun, RAAM telah mengalami kenaikan 5,16%. 

Akan tetapi bila dibandingkan dengan posisi harga saham tahun lalu, RAAM telah mengalami koreksi 47,84% dari harga tertinggi tahun lalu, yakni Rp 625.

kas138

Gokil! 7000 Peserta Ramaikan Fun Walk 5k PIK2

PIK2

Penyelenggaraan Fun Walk 5k di Gate 1 PIK2 berlangsung lancar dan ramai. Acara yang digelar Minggu, 16 Februari 2025 ini merupakan bagian dari rangkaian acara ASG EXPO 2025 yang bertema “Berkarya Membangun Bangsa dan menyatukan keberagaman”.

Fun Walk ini diikuti lebih dari 7000 peserta secara Gratis! oleh peserta yang berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang, Jakarta dan sekitarnya.

Diselenggarakan di akses tol baru yaitu Gate 1 PIK2 yang akan segera dibuka untuk umum, menjadikan pengalaman pertama bagi peserta untuk merasakan Fun Walk bersama dari berbagai macam kalangan, dengan pemandangan cantik seperti laut, gunung dan penghijauan nan asri.

“Jadi dapat dikatakan ini sebagai pesta rakyat bersama,” kata Director Commercial, Convention and Exhibition Agung Sedayu Group, Ryan Adrian.

Seperti diketahui, Tol Interchange 1 PIK2 yang tepat berada di depan Monumen Soedirman di PIK2 ini, pada tahap pertama semester 1 tahun 2025, akan membuka 2 jalur, yaitu:

1. Jalur keluar PIK2 menuju arah tol dalam kota seperti Pluit, Muara Karang, Ancol, Pademangan, Puri Indah, Pondok Indah, dan sebagainya.

2. Jalur masuk ke PIK2 dari arah Bandara Soekarno Hatta.

Kemudian, pada tahap kedua, yakni pada semester 2, tahun 2025, juga ada 2 jalur yang direncanakan beroperasi, yaitu :

1. Jalur masuk PIK2 dari arah tol dalam kota, Pluit, Muara Karang, Ancol, Pademangan, Puri Indah, Pondok Indah, dan lain-lain.

2. Jalur keluar PIK2 langsung menuju Bandara Soekarno Hatta.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang hendak menuju ke lokasi-lokasi tersebut, bisa langsung masuk tol dari PIK2. Demikian pula dari arah sebaliknya, pengunjung yang hendak ke PIK2 juga bisa melewati akses ini secara langsung.

Funwalk 5K di Gate 1 PIK2 ini ditutup oleh berbagai hiburan menarik dan Jajanan Nusantara dari UMKM Pemprof Banten yang merupakan warga binaan CSR Agung Sedayu Group. Dan juga terdapat games dan beragam doorprize, yang tentunya semakin menambah dan mempererat kebersamaan dalam keceriaan jalan pagi bersama.