Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan, total belanja harian itu akan dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional bila program makan bergizi sudah beroperasi penuh dengan total kebutuhan anggaran Rp 400 triliun untuk memberikan MBG ke 82,9 juta orang yang terdiri dari anak PAUD, SD, SMP, SMA, Ibu Hamil, dan Balita di seluruh Indonesia.
“Kalau ini jalan, Badan Gizi Nasional spending harian Rp 1,2 triliun. Ini uang yang tidak sedikit Rp 1,2 triliun setiap hari badan gizi akan keluarkan untuk investasi SDM masa depan,” kata Dadan di Jakarta Convention Center, Selasa (8/10/2024).
Dadan mengatakan, dari total belanja harian senilai Rp 1,2 triliun itu, 75% nya akan penuh digunakan untuk program makan bergizi gratis. Angka senilai Rp 8000 miliar per hari itu merupakan belanja produk-produk pertanian dan peternakan di daerah-daerah sebagai bahan baku dari program makan bergizi gratis yang terdiri dari daging, telur, sayur, serta susu.
“Di spending untuk intervensi untuk beli produk-produk pertanian, bahan baku, karena kami masak tiap hari deliver ke ibu hamil, menyusui, untuk dimakan tiap hari. Jadi kami akan spending dalam jumlah uang besar,” tegasnya.
Dadan menyatakan, belanja itu tentu akan membuat peredaran uang di Indonesia khususnya di daerah semakin banyak dan membuat likuiditas perekonomian akan semakin meningkat. Ujungnya, akan berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Maka ini uang yang akan beredar di masyarakat. Kelemahan ekonomi Indonesia selama ini kekurangan likuiditas pedesaan dan dengan program Prabowo-Gibran ini likuiditas kita atasi,” ungkap Dadan.
Sri Mulyani menuturkan ada banyak studi yang menunjukkan indikator yang paling sering, yang kita lihat kan seperti consumer confidence index atau indeks kepercayaan konsumer, tapi itu mungkin basisnya di perkotaan.
“Apakah indeks kepercayaan konsumen, consumer confidence, atau indeks retail, atau indeks purchasing mereka, pembelian mereka, kita melihat masih pada level yang stabil dan tinggi. Artinya tidak ada koreksi yang tajam tiba-tiba menurun tajam,” ungkap Sri Mulyani, saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jumat (4/10/2024).
Menurutnya, hal ini artinya di kelompok masyarakat yang didata atau direkam melalui indeks kepercayaan konsumer (IKK), termasuk dari sisi retailnya, masih menunjukkan adanya aktivitas yang cukup konstan atau stabil.
Adapun, jika melihat persepsi daya beli dari kelas menengah, maka dia menilai tren di kelompok tersebut yang harus didata. Saat ini, dia mengakui ada sebagian kelas menengah yang turun ke kelompok rentan. Namun, di lain sisi, ada kelompok miskin yang naik kelas dan masuk kepada kelompok yang menjadi aspiring middle.
“Jadi dalam hal ini kita melihat adanya dua indikator, yang miskin naik, tapi yang kelas menengah turun,” ujar Sri Mulyani.
Dia mengatakan penurunan kelas menengah biasanya karena inflasi. Dengan inflasi tinggi, maka garis kemiskinan naik dan otomotis, kelompok ini bisa tiba-tiba jatuh ke bawah. Kemudian, soal PHK, dia mengaku pemerintah tetap mendengar kondisi ini.
“Upamanya terjadinya PHK di satu tempat, tapi di sisi lain ada job creation. Menurut statistik, 11 juta lebih dalam 3 tahun terakhir, angkatan kerja baru atau lapangan kerja baru terbuka,” katanya.
Oleh karena itu, dia menilai semua aspek harus dilihat secara keseluruhan. Misalnya, jika saat ini banyak investasi asing di sektor hilirisasi, mungkin lapangan kerjanya ada di area ini. Kondisi berbeda terjadi di industri labor intensive seperti alas kaki, tekstil, garmen, yang dulu memang menjadi area penciptaan kesempatan kerja.
“Another thing adalah juga munculnya kesempatan kerja baru karena sektor digital. Seperti Gojek dan yang lain-lain, itu muncul sebagai suatu phenomenal reason. Jadi kita harus melihat ekonomi Indonesia mengalami perubahan, karena adanya berbagai faktor,” tegasnya.
Terlepas dari hal ini, entah karena teknologi atau perubahan struktur ekonomi, kelompok paling rentan tetap harus mendapatkan perhatian.
“Kita akan terus memperhatikan agar masyarakat yang paling rentan mendapatkan dukungan, apakah itu dalam bentuk bantuan sosial atau pelatihan, dan di sisi lain memperbaiki iklim investasi sehingga muncul lapangan kerja baru,” ungkapnya.
Meski iPhone 11 masuk dalam daftar ponsel yang bisa update iOS 18, namun ponsel keluaran 2019 itu tidak mendapatkan fitur Eye Tracking.
Laman Make Use Of menyebutkan kemampuan itu hanya bisa diakses pada iPhone SE 2022 dan iPhone 12 serta model yang lebih baru.
Eye Tracking merupakan fitur untuk menavigasi perangkat dengan mata saja. Jadi aktivitas seperti memilih item atau tindakan seperti menekan tombol atau menggeser dengan memfokuskan pada area tertentu di layar, dikutip Rabu (25/9/2024).
Untuk mengaktifkan Eye Tracking, berikut langkah-langkahnya:
Buka aplikasi Settings
Masuk ke menu Accessibility
Aktifkan opsi Eye Tracking
Selesaikan pengaturan dengan mengikuti titik pada mata saat bergerak di layar
Laman 9to5Mac menyebutkan jika Eye Tracking tidak akurat atau responsif, Anda bisa mengatur ulang. Namun dengan mengatur jarak wajah 1,5 kaki atau 45 cm dari layar ponsel.
Perlu diketahui, Dwell Control juga akan otomatis diaktifkan setelah pengguna menyelesaikan pengaturan Eye Tracking. Fitur Dwell Control merupakan saat pandangan pengguna diarahkan ke aplikasi atau bagian layar tertentu selama beberapa waktu, iPhone akan menjalankan aktivitas tertentu tanpa harus disentuh.
Untuk menyesuaikan pengaturan Dwell Control dapat diatur dalam Assistive Touch. Nantinya pengguna diminta menghubungkan Eye Tracking/Dwell dan Assistive Touch.
“Saya rasa ini menjadi PR untuk pemerintah Pak Prabowo,” kata Thomas dikutip Senin, (30/9/2024).
Thomas sendiri meyakini banyak kelas menengah jatuh ‘miskin’ karena efek jangka panjang pandemi Covid-19 terhadap perekonomian. Menurut dia, banyak kelas menengah yang kehilangan pekerjaan dan kondisi ekonominya belum berhasil pulih.
Thomas meyakini banyaknya kelas menengah yang ‘tumbang’ ini bukan karena kebijakan pemerintah yang keliru. “Saya mau menggarisbawahi bahwa tantangan yang dihadapi kelas menengah bukan karena kebijakan yang kurang, kita harus melihat ini dari konteks pandemi,” kata dia.
Karena itu, Thomas mengatakan pemerintah mendatang akan memikirkan solusi jangka panjang atas banyaknya kelas menengah yang ‘hilang’ tersebut. Dia mengatakan Kementerian Keuangan tengah mengkaji kebijakan yang pas untuk memperkuat posisi kelas menengah di Indonesia.
“Agar kita bisa bukan hanya menopang, tapi justru memberikan ruang supaya kelas menengah itu tumbuh,” kata dia.
Sebelumnya, sejumlah lembaga termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) mengkonfirmasi proporsi kelas menengah di Indonesia turun dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2019 jumlah kelas menengah di Indonesia 57,33 juta orang atau setara 21,45% dari total penduduk. Lalu, pada 2024 hanya tersisa 47,85 juta orang atau setara 17,13%.
Artinya ada sebanyak 9,48 juta warga kelas menengah yang turun kelas. Karena, data kelompok masyarakat kelas menengah rentan atau aspiring middle class malah naik, dari 2019 hanya sebanyak 128,85 juta atau 48,20% dari total penduduk, menjadi 137,50 juta orang atau 49,22% dari total penduduk.
Demikian juga dengan angka kelompok masyarakat rentan miskin yang ikut membengkak dari 2019 sebanyak 54,97 juta orang atau 20,56%, menjadi 67,69 juta orang atau 24,23% dari total penduduk pada 2024. Artinya, banyak golongan kelas menengah yang turun kelas kedua kelompok itu.
Seiring dengan penurunan itu, sepanjang pekan lalu, investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp2,35 triliun di seluruh pasar dan sebesar Rp2,46 triliun di pasar reguler. Di samping itu, mereka juga melakukan pembelian bersih sebesar Rp112,63 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Maka, saham-saham apa saja yang masih menjadi pilihan asing kala IHSG melemah? Mengutip RTI Business, berikut net foreign buy pekan lalu!
1. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) – Rp451,0 miliar
2. PT Astra International Tbk. (ASII) – Rp282,3 miliar
3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp260,2 miliar
4. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) – Rp238,1 miliar
Beralih pada hari ini di penghujung September, pelaku pasar akan memantau rupiah sembari wait and see data dalam negeri terkait inflasi dan PMI Manufaktur sejumlah negara.
Melansir Refinitiv, mata uang RI ditutup di angka Rp15.120/US$ pada perdagangan Jumat (27/9/2024), menguat 0,26% dari penutupan sebelumnya (26/9/2024).
Selama sepekan, nilai tukar rupiah berhasil menguat 0,17% dari posisi Rp15.195/US$ dan bahkan pada pekan ini tepatnya 25 September 2024, rupiah sempat menguat ke posisi Rp15.095/US$ dan merupakan posisi terkuat sejak 31 Juli 2023.
Penyebab terjadinya fluktuasi di pasar keuangan Indonesia selama sepekan kemarin adalah ramai rilis kabar genting dari Amerika Serikat (AS) dan China.
The Conference Board melaporkan penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) AS sebesar 6,9 poin menjadi 98,7, penurunan terbesar sejak Agustus 2021.
Melemahnya kepercayaan konsumen AS ini membuat pasar memprediksi bahwa The Fed mungkin akan menurunkan suku bunga lebih lanjut, ini akan menekan dolar yang kemudian akan membuat aliran dana asing kembali mengalir deras ke Tanah Air.
Ekspektasi konsumen terhadap ekonomi AS dalam enam bulan ke depan turun menjadi 81,7, mencerminkan pesimisme yang kian meningkat. Kondisi ini diperburuk oleh pasar tenaga kerja yang melemah dan tingginya biaya hidup. Tekanan ini membuat konsumen AS lebih menahan belanja mereka, yang berdampak pada melemahnya dolar AS.
Dari sisi eksternal, sentimen positif bagi rupiah juga datang dari China. Bank Sentral China (PBoC) mengumumkan stimulus moneter besar-besaran, termasuk pemangkasan giro wajib minimum sebesar 50 basis poin dan suku bunga repo tujuh hari menjadi 1,5%.
Kebijakan ini diharapkan membantu mendorong perekonomian China yang sedang tertekan, memberikan dampak positif bagi perdagangan global dan mendukung penguatan rupiah.
Langkah PBoC ini memberikan kelonggaran bagi sektor properti dan rumah tangga di China, meskipun ada kekhawatiran terkait profitabilitas perbankan. Kombinasi sentimen negatif dari AS dan stimulus dari China menciptakan momentum positif bagi rupiah.
Adapun gejolak yang membuat rupiah turun adalah sentimen dari Amerika Serikat, yang tengah menantikan rilis data final pertumbuhan ekonomi (PDB) kuartal II-2024.
Konsensus pasar memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS akan meningkat signifikan, dari 1,4% menjadi 3%. Proyeksi ini mengindikasikan keberhasilan para pembuat kebijakan AS dalam mengendalikan inflasi tanpa memicu resesi.
Kondisi ini mendorong spekulasi bahwa bank sentral AS (The Fed) tidak akan segera menurunkan suku bunga, membuat pelaku pasar mengambil posisi lebih berhati-hati terhadap aset-aset berisiko, termasuk mata uang di negara berkembang seperti rupiah.
Selain itu, pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, dan beberapa pejabat tinggi lainnya turut menjadi fokus pasar global. Powell diperkirakan akan memberikan isyarat terkait arah kebijakan suku bunga di masa depan.
Jika sinyal tersebut mengindikasikan suku bunga akan tetap tinggi lebih lama, maka hal ini akan semakin memperkuat posisi dolar AS dan berujung pada tekanan terhadap mata uang Garuda serta pasar saham.
Beralih ke sentimen dalam negeri, pada penghujung September ini market akan beralih fokus pada penantian data awal bulan depan, seperti inflasi dan PMI Manufaktur. Kedua hal ini menjadi penting diperhatikan lantaran RI tengah mengalami deflasi beruntun diikuti kondisi manufaktur yang terkontraksi.
Data PMI Manufaktur juga akan rilis dari berbagai negara termasuk China dan AS yang mempengaruhi pasar keuangan RI, lantaran keduanya cukup erat sebagai partner dagang ekspor – impor.
Teknikal Rupiah
Rupiah dalam melawan dolar AS cenderung bergerak dalam tren terkonsolidasi kini dari support Rp15.075/US$ sampai dengan resistance Rp15.170/US$.
Support merupakan area yang diperhatikan sebagai target penguatan rupiah terdekat, ini diambil dari low candle intraday yang sempat disentuh pada 20 September 2024. Sementara, resistance merupakan garis yang diantisipasi jika terjadi pelemahan, posisi ini sendiri didapatkan dari garis rata-rata selama 100 jam atau MA100.
Terkait dengan hal ini, Thomas mengatakan Prabowo akan mengambil keputusan ketika sudah benar-benar dilantik menjadi Presiden.
“Sekali lagi, izinkan Pak Prabowo menjadi Presiden dahulu,” kata Thomas dalam diskusi dengan media di Anyer, Serang, Banten, Rabu, (25/9/2024).
Dia menjelaskan setelah dilantik menjadi Presiden, maka Prabowo tentu akan membicarakan mengenai keputusan tersebut dengan kabinetnya. Dia memastikan Prabowo sudah terinformasi soal adanya kenaikan tarif PPN ini.
“Bapak Presiden Terpilih sudah ter informasi mengenai hal tersebut, pastilah nanti ada penjelasan lebih lanjut kalau sudah ada kabinet yang terbentuk,” ungkap Thomas.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut keputusan kenaikan PPN diserahkan kepada pemerintahan baru. Meski demikian, dia mengatakan penerapan kebijakan ini tentu tidak dilakukan kepada semua komoditas.
Dia mengatakan sejumlah barang dan jasa tidak akan terkena kebijakan PPN ini. Di antaranya untuk sektor barang kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan, hingga transportasi. Dia bilang pengecualian itu sebagai bentuk proteksi untuk masyarakat.
Sebagaimana diketahui, rencana kenaikan PPN menjadi 12% tercantum dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). UU tersebut memberikan mandat kepada pemerintah untuk menaikan PPN dari 11% menjadi 12% pada awal 2025.
Sejumlah ekonom menolak rencana kenaikan ini. Mereka khawatir kenaikan tarif PPN tersebut akan membebani daya beli masyarakat yang telah tergerus.
Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti memahami kenaikan PPN menjadi 12% merupakan upaya pemerintah untuk menaikkan penerimaan pajak. Namun, dia menilai kebijakan ini kontraproduktif dengan upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi.
“Kenaikan tarif ini membuat perekonomian terkontraksi,” kata Esther dalam diskusi virtual Indef berjudul Moneter dan Fiskal Ketat, Daya Beli Melarat, beberapa waktu lalu (12/9/2024).
Dia mengatakan pada 2021 Indef pernah membuat proyeksi apabila PPN dinaikkan menjadi 12,5%. Hasil riset itu, kata dia, menunjukkan kenaikan PPN akan menyebabkan pendapatan riil masyarakat turun; Indeks Harga Konsumen terkontraksi, dan pertumbuhan ekonomi juga akan turun.
“Kenaikan tarif PPN ini akan membuat kontraksi perekonomian tidak hanya dari sisi konsumsi tapi juga ekspor-impor maupun pertumbuhan ekonomi,” kata dia.
Merujuk pada data yang ditampilkan Esther, Indef memperkirakan kenaikan PPN akan membuat upah riil masyarakat turun -5,86%; IHK juga terkontraksi 0,84%; sementara pertumbuhan GDP terkontraksi -0,11%; konsumsi masyarakat akan melambat -3,32%. Selain itu, ekspor juga terkontraksi -0,14% dan impor terkontraksi -7,02%.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dia memprediksi penyaluran BBM subsidi tepat sasaran termasuk untuk Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite dan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar Subsidi belum akan dilakukan pada 1 Oktober 2024 mendatang.
Menurutnya, aturan yang akan termuat di dalam Peraturan Menteri ESDM itu belum akan terbit dalam waktu dekat ini. “Feeling saya belum (Oktober). Feeling saya belum,” kata Bahlil ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Senin (30/9/2024).
Bahlil mengatakan, pihaknya masih membahas aturan ini secara detail, sehingga dapat mencerminkan asas keadilan. Mengingat, selama ini penyaluran BBM bersubsidi masih belum tepat sasaran.
“Apa yang saya maksudkan keadilan? Targetnya adalah bagaimana subsidi yang diturunkan BBM itu tepat sasaran. Jangan sampai tidak tepat sasaran. Formulasinya seperti apa? Harus sampai di tingkat petani, nelayan. Nah, karena itu sekarang kita lagi godok,” kata dia.
Sebelumnya, Bahlil menargetkan pelaksanaan pengetatan kriteria pengguna BBM subsidi ini akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2024 ini. Aturan tersebut nantinya akan termuat di dalam Peraturan Menteri ESDM.
“Memang ada rencana begitu (1 Oktober). Karena begitu aturannya keluar, Permen-nya keluar, itu kan ada waktu untuk sosialisasi. Nah, waktu sosialisasi ini yang sekarang saya lagi bahas,” kata Bahlil ditemui usai Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (27/8/2024).
Bahlil sendiri belum dapat memerinci siapa saja yang nantinya masih diperbolehkan menggunakan BBM jenis Pertalite maupun Solar Subsidi.
Namun, berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia, kriteria pengguna BBM subsidi akan ditentukan berdasarkan kapasitas mesin mobil atau Cubicle Centimeter (CC). Adapun untuk yang masih berhak mengisi BBM Solar subsidi maksimal mobil dengan kapasitas mesin 2.000 CC, sementara BBM Pertalite maksimal 1.400 CC.
Artinya, mobil di atas 2.000 CC tidak akan berhak mengisi BBM Solar subsidi dan mobil di atas 1.400 CC tidak akan diizinkan mengisi BBM Pertalite.
Ditundanya rencana pengetatan kriteria pengguna BBM subsidi ini selang sepekan sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anggota kabinetnya tidak mengeluarkan kebijakan yang ekstrem jelang pergantian pemerintahan.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna terakhir pada Jumat (13/09/2024) di IKN, Kalimantan Timur, Presiden Jokowi meminta kepada para Menteri Kabinet Indonesia maju untuk tidak membuat kebijakan-kebijakan yang ekstrem, khususnya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
Jokowi meminta untuk menjaga situasi yang kondusif demi stabilitas untuk tetap tumbuh dalam melakukan pembangunan. Hal ini untuk memastikan untuk tidak ada riak-riak gejolak sampai pada pemerintahan berikutnya atau dalam hal ini pemerintahan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto.
“Artinya kita harus bisa menjaga daya beli masyarakat, jaga inflasi, jaga pertumbuhan, jaga keamanan, jaga ketertiban, dan jangan membuat kebijakan-kebijakan yang ekstrim terutama yang berkaitan dalam hajat orang banyak, yang berpotensi merugikan masyarakat luas, yang berpotensi menimbulkan gejolak,” ungkap Jokowi di Sidang Kabinet Paripurna terakhir di IKN, Jumat (13/9/2024).
Perlu diingat, strategi investasi harus sesuai dengn tujuan dan keyakinan investor yang bersangkutan. Ketika Anda memaksakan diri berinvestasi di sebuah instrumen melalui strategi yang tidak Anda pahami, maka keraguan pun bisa muncul dan hal itu bisa berujung kerugian di masa yang akan datang.
Bagi Anda yang ingin meniru LKH, maka kenalilah strategi tersebut dengan seksama. Berikut ulasan lengkapnya.
Beli Saham Bervaluasi Murah dan Sabar
Sampai saat ini, LKH masih menjalankan strategi investasi saham ini. Value investing adalah strategi membeli saham-saham bervaluasi murah atau dia anggap salah harga.
Seperti diketahui per September 2022, saat ini LKH masih mengantongi beberapa emiten yaitu PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT Clipan Finance Indonesia Tbk, PT Intiland Development Tbk, dan PT Gajah Tunggal Tbk, dengan total kepemilikan sebagai berikut.
Terlihat jelas bahwa perusahaan-perusahaan yang dimiliki LKH memiliki nilai price to book value (PBV) di bawah 1. Mereka juga memiliki nilai price to earning ratio (PER) rendah dan beberapa di antaranya minus karena sedang merugi.
Apalagi, belum lama ini dikabarkan pula bahwa salah satu emiten yang dipegang LKH yaitu DILD sedang tersandung masalah, lantaran petingginya diadukan dituduh melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan.
Padahal LKH sendiri pernah bilang bahwa tata kelola perusahaan yang baik adalah hal yang penting diketahui selain valuasi.
Seringkali LKH menyebut analogi beli Mercy harga Avanza ketika ingin bercerita seputar investasi. Namun apa benar saham tersebut adalah mutiara terpendam atau malah saham yang murahan karena tidak ada yang mau?
Akan selalu ada alasan dan pertimbangan di mana investor mau membeli saham yang sedang rugi untuk berinvestasi. Tentunya hal ini bisa saja bertolak belakang dengan mindset Anda sebagai investor.
Sekilas, value investing memang dinilai minim risiko lantaran harga saham yang kita beli memang sudah murah. Akan tetapi, risiko investasi akan selalu ada.
“Kita beli bukan karena ada tukang pom-pom, itu jadi ga sabaran. Kalau investor yang benar itu mau bersabar dan membaca laporan keuangan dengan benar,” ucap Lo Kheng Hong, pada Rabu (23/3/2022).
LKH pernah bilang bahwa banyak sekali investor yang tidak sabar dalam membeli saham. Alhasil dia sama seperti membeli kucing dalam karung.
Pada intinya, LKH bilang bahwa kunci sukses investasi adalah paham dan sadar dengan apa yang kita beli. Hal itu semua bisa ditemukan dalam laporan keuangan perusahaan.
Investasi pada Masa Ekonomi Buruk
Konon kabarnya, saat krisis 1998 LKH mengalami guncangan dalam keuangan rumah tangganya. Saat itu, dia sudah resign dan fokus untuk menjadi investor saham.
Serangan krisis juga membuat kekayaan LKH menurun 85%. Dia pun hanya memiliki uang setara 15% dari total harta yang dimiliki.
LKH akhirnya bermanuver dengan membeli saham PT United Tractor Tbk (UNTR) yang saat itu ada di harga Rp 250 per lembar.
Alasan LKH memilih UNTR adalah karena perusahaan ini memiliki prospek yang cerah dan valuasinya yang murah. Menurut LKH, UNTR saat itu adalah Mercy seharga Bajaj, dia pun langsung mengalokasikan seluruh uangnya ke sana dan meraup keuntungan fantastis di kemudian hari.
Tidak dipungkiri bahwa, investasi di masa buruk bisa saja membuat kita jadi orang kaya raya. Hal itu disebabkan karena tidak sedikit saham yang mengalami penurunan harga di saat perekonomian negara sedang tidak pasti.
Apakah hal ini berlaku di 2023? Tidak ada yang bisa meramalkan apa yang terjadi di 2023 mendatang, namun ada baiknya untuk selalu berjaga-jaga.
Adapun pada intinya, tidaklah salah bagi Anda apabila ingin menerapkan strategi value investing seperti LKH di 2023. Akan tetapi, ketahuilah dengan jelas tujuan dan alasan Anda untuk membeli sebuah saham di harga tersebut.
Dan tanyakan pada diri Anda, apa yang membuat Anda sangat beruntung bisa membeli saham itu saat ini?
Pastikan Anda mempelajari laporan keuangan emiten dengan baik dan menggunakan uang dingin untuk berinvestasi.
Jangan pernah menggunakan dana pinjaman atau dana yang sudah dialokasikan untuk kebutuhan lain untuk berinvestasi.
Tiga teratas adalah Elon Musk di posisi pertama, Jeff Bezos di peringkat kedua, dan Mark Zuckerberg di peringkat ketiga.
Mereka menduduki posisi orang terkaya berdasarkan Bloomberg Billionaires Index terbaru per 27 September 2024.
Musk dan Bezos sudah lama menempati posisi 10 besar daftar orang terkaya dunia. Bezos yang kini ada di posisi kedua juga sempat menduduki posisi puncak yang kini dipegang oleh Musk.
1. Elon Musk
Menurut laporan tersebut, harta kekayaan Musk saat mencapai US$ 268 miliar atau Rp 4.057 triliun.
Musk membangun gurita bisnisnya di bidang teknologi. Dua bisnisnya yang paling populer adalah Tesla dan SpaceX. Masing-masing bergerak di sektor mobil listrik dan roket luar angkasa.
Pada 2022 lalu, Musk juga mencaplok Twitter yang kemudian diubah menjadi X. Di tengah tren kecerdasan buatan (AI), Musk juga tak ketinggalan kereta dan mendirikan xAI. Digadang-gadang, xAI akan jadi pesaing OpenAI, pembuat layanan populer ChatGPT.
Tak sampai itu, ia juga merambah dunia teknologi kesehatan dengan Neuralink Corporation. Musk merupakan salah satu pendiri dan pemilik Neuralink Corporation, sebuah perusahaan neuroteknologi yang mengembangkan antarmuka mesin-otak yang dapat ditanamkan.
Total investasi di perusahaan telah melampaui $511 juta pada tahun 2022.
Gurita bisnis lainnya adalah SolarCity, perusahaan penyedia sistem tenaga surya terbesar kedua di AS pada 2013.
Sepupu Musk, Lyndon dan Peter Rive, telah mendirikan SolarCity pada 2006. Konsep awal dan modal finansial untuk SolarCity itu, dibiayai oleh Musk.
Tesla akhirnya mengakuisisi SolarCity pada 2016 seharga US$ 3,66 miliar, dan menggabungkannya dengan divisi produk penyimpanan energi baterai untuk menciptakan Tesla Energy.
2. Jeff Bezos
Bloomberg Billionaires Index mencatat, Jeff Bezos berada di posisi kedua orang terkaya di dunia dengan total harta US$ 214 miliar atau Rp 3.240 triliun.
Jeff Bezos adalah pendiri perusahaan raksasa e-commerce Amazon. Bezos merilis Amazon 16 Juli 1995, setelah meminta 300 teman untuk menguji beta situsnya. Pada bulan-bulan menjelang peluncuran, beberapa karyawan mulai mengembangkan software dengan Bezos di garasinya.
Sejak 2005 Amazon mulai menawarkan beragam produk, termasuk elektronik konsumen, pakaian jadi, dan hardware. Amazon melakukan diversifikasi lebih jauh pada tahun 2006 dengan memperkenalkan Amazon Web Services (AWS), layanan komputasi awan yang akhirnya menjadi layanan terbesar di dunia saat ini.
Pada Juli 2021 lalu ia mengundurkan diri sebagai CEO dan memilih untuk menjadi ketua eksekutif Amazon.
Selain Amazon, ia adalah milik The Washington Post dan pendiri perusahaan eksplorasi ruang angkasa Blue Origin.
3. Mark Zuckerberg
Di posisi ketiga dari daftar tersebut ada nama pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Ia tercatat memiliki harta US$ 202 miliar atau Rp 3.060 triliun.
Sebagian besar kekayaan Zuckerberg berasal dari kepemilikannya di Meta Platforms, perusahaan induk dari Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Threads.
Awal Agustus lalu dilaporkan nilai kapitalisasi pasar Meta menuju penambahan senilai US$ 120 miliar menjadi US$ 1.204, setelah membukukan pendapatan di atas ekspektasi pasar dan meramalkan pendapatan di periode Juli-September juga di atas estimasi Wall Street.
Pasar iklan digital Meta sedang melambung tinggi dan mampu mengalahkan penghasilan yang diperoleh mesin pencari Google.
Analis mengatakan laporan positif yang diberikan Zuckerberg membuktikan investasi miliaran dollar yang dikeluarkan Meta untuk AI terbayar.