Bos Bank Jepang Sambangi Paviliun RI, Siap Bangun Kerja Sama

Direktur Managing Executive Officer Bank Hyakugo, Yutaka Arakida saat di World Expo 2025 Osaka, Japan, Kamis (17/4/2025). (CNBC Indonesia/Maikel Jefriando)

Paviliun Indonesia pada World Expo 2025 Osaka menarik perhatian perusahaan Jepang. Salah satunya bagi Yutaka Arakida, yang merupakan Direktur Managing Executive Officer, The Hyakugo Bank, Ltd.

Yutaka datang bersama rombongan. Disambut oleh Direktur Paviliun Indonesia Tirta Sutedjo beserta jajaran.

“Saya melihat paviliun Indonesia lebih dari yang saya duga, bagus sekali,” ungkap Yutaka kepada CNBC Indonesia di Paviliun Indonesia, Osaka, Kamis (17/4/2025).

The Hyakugo Bank, kata Yutaka, fokus pada sektor industri otomotif. Pihaknya akan mendukung pembiayaan terhadap perusahaan Jepang yang bekerja sama dengan Indonesia.

“Kami memilki banyak nasabah di bidang otomatif dan kami selalu mendukung kalau ada perusahaan dari sini untuk memilki usaha di Indonesia,” terangnya.

The Hyakugo Bank sejauh ini sudah menjalin kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) untuk memfasilitasi perusahaan masing-masing negara.

“Kami sudah bekerja sama dengan perusahaan dan bank lokal di Indonesia. Oleh sebab itu kami akan lanjutkan kerja sama di masa yang datang dan juga kami undang dari Indonesia untuk datang ke sini,” jelas Yutaka.

Sementara itu, sektor yang akan difokuskan berkaitan dengan otomotif. Jepang juga akan berkontribusi dalam transfer teknologi dalam setiap kerja sama dengan Indonesia.

“Tentu saja bidang otomotif bidang keunggulan kami. Kami akan dukung secara finansial yang ingin memulai usaha di Indonesia,” paparnya.

Kejar Tabungan Naik 16,7%, BNI Mau Bagi-Bagi Mercy

BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) atau BNI kembali menghadirkan program Undian Rejeki wondr BNI sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah setia, sekaligus menjaring nasabah baru dan mendorong pertumbuhan tabungan.

Direktur Consumer Banking BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan tahun ini pihaknya memiliki target yang cukup “menantang” yakni pertumbuhan 16,7% secara tahunan. Namun, ia yakin target tersebut dapat tercapai, salah satunya didorong oleh program baru ini.

“Tetapi ini kita melihatnya optimis. Makanya kita menyiapkan banyak sekali program, termasuk program ini. Karena kenapa saya sampaikan optimis? Karena tahun lalu kita berhasil tumbuh di tabungan itu 11,1%. Jadi artinya adalah dari tahun lalu memang kita sudah tumbuh double digit. Dan tahun ini kita ditargetkan 16,7%,” ujar Corina di Menara BNI, Rabu (16/4/2025).

Ia kemudian memaparkan tabungan di BNI sudah bertumbuh 4,5% sepanjang kuartal I-2024.

Sejalan strategi tersebut, Corina mengatakan pihaknya juga ingin menekan biaya pendanaan atau cost of fund dengan mendorong pertumbuhan tabungan.

“Jadi DPK (dana pihak ketiga) kita tumbuh didominasi oleh tabungan, makanya tahun lalu kita bisa menurunkan cost of fund kita cukup signifikan. Jadi ini selaras dengan strategi yang mau kami tuju,” ungkapnya.

Adapun melalui program ini, BNI menyiapkan hadiah seperti dua unit mobil Mercedes-Benz New E300, 14 unit Chery J6, 20 unit Honda HR-V, 170 unit Honda Beat, serta ratusan smartphone dan hadiah menarik lainnya. Program undian ini berlangsung sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026 dan terbuka bagi nasabah BNI di seluruh Indonesia.

Nasabah dapat mengumpulkan kupon undian selama periode program melalui aktivitas perbankan seperti pembukaan rekening, aktivasi wondr, peningkatan saldo tabungan, serta transaksi finansial melalui aplikasi wondr by BNI.

“Kupon undian akan muncul otomatis dan dapat di lihat melalui aplikasi wondr pada menu Lifestyle pada awal bulan Mei 2025. Semakin banyak transaksi dan peningkatan saldo yang dilakukan, semakin besar kesempatan Nasabah untuk membawa pulang hadiah impian,” ujar Corina.

Corina menjelaskan, program ini juga menjadi bagian dari strategi BNI untuk meningkatkan pengalaman digital Nasabah melalui aplikasi wondr. Selain memudahkan akses perbankan, wondr by BNI juga mendorong peningkatan jumlah pengguna, volume transaksi, serta pertumbuhan dana pihak ketiga dari produk tabungan.

Pengundian akan dilakukan dalam dua tahap, yakni pada Agustus 2025 dan Februari 2026. Hadiah dalam program ini disebar ke seluruh cabang BNI, sehingga memperbesar peluang meraih hadiah bagi Nasabah BNI di seluruh Indonesia.

“Semakin sering bertransaksi dengan Kartu Debit BNI dan aplikasi wondr, serta meningkatkan saldo tabungan, maka semakin banyak BNI POIN+ yang terkumpul dan bisa ditukarkan dengan kupon undian. Ini adalah kesempatan emas untuk membawa pulang hadiah menarik,” tutup Corina.

Untuk informasi lebih lanjut, Nasabah dapat mengunjungi laman resmi BNI di bni.id/rejeki-wondr BNI atau mengakses aplikasi wondr by BNI.

nt-ameli.com

Salah Perhitungan Posisi Bulan, Kapal Raksasa Tenggelam-Ribuan Tewas

Titanic

Para insinyur perusahaan kapal, Harland and Wolff, boleh berbangga diri ketika kapal rakitannya resmi selesai pada 31 Maret 1912. Dengan panjang 269 meter, lebar 28,19 meter, dan dilengkapi teknologi termutakhir, kapal ini diciptakan sebagai benda bergerak buatan manusia yang paling besar, megah, dan paling canggih di dunia kala itu.

Keganasan ombak samudra pun disebut tak akan jadi masalah besar. Para penumpang dijanjikan kenyamanan dan keamanan mutlak. Kapal ini begitu sempurna sampai muncul pernyataan legendaris, “Tuhan pun tak akan bisa menenggelamkan kapal ini.” Saking hebatnya. 

Sembilan hari setelah perakitan selesai, kapal megah itu akhirnya memulai pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris, menuju New York, Amerika Serikat. Kelak, kapal itu diberi nama RMS Titanic. Ribuan penumpang yang mayoritas kaum elit dan orang-orang terkaya Eropa menaruh harapan dan harta di dalamnya. Sebab mereka percaya kapal itu bakal aman. 

Maka, mereka tak hanya membawa diri, tetapi juga emas, berlian, hingga mobil mewah ke dalam kapal. Total, seluruh harta benda yang diangkut sangat fantastis. Daily Mail menaksir seluruhnya mencapai US$250 juta pada masa sekarang atau sekitar Rp4 triliun. 

Namun, keyakinan itu runtuh empat hari kemudian. Di tengah malam berbintang dan lautan tenang, Titanic menabrak gunung es. Lambung kapal robek sepanjang 90 meter. Air laut segera mengalir deras ke dalam lambung kapal. Bencana tak terhindarkan. 

Tepat hari ini 113 tahun lalu, pada 15 April 1912, Titanic tenggelam di Samudra Atlantik. Sebanyak 2.208 penumpang terpaksa mengakhiri perjalanan bukan di AS, tetapi di lautan antah berantah.

Dari keseluruhan penumpang, hanya 707 jiwa yang berhasil selamat. Selebihnya, dinyatakan tewas. Ada yang tenggelam bersama kapal di kedalaman 4 kilometer. Ada juga yang membeku perlahan di permukaan laut super dingin.  

Mengungkap Misteri

Dari sini, cerita legendaris Titanic dimulai. Selama seabad lebih, Titanic terus dibicarakan banyak orang, salah satunya soal barang-barang yang ikut tenggelam. Mengutip BBC Internasional, banyak pihak tergoda menjelajahi bangkai kapal.

Mereka mencari barang-barang milik penumpang atau benda-benda artefak dari kapal. Mulai dari, jam saku, lukisan, berlian, parfum, tas, hingga guci-guci asal China. Semuanya memang benda mati, tetapi menjadi saksi bisu dari salah satu kejadian paling memilukan di seluruh dunia. Tentu, akan sangat menguntungkan jika dijual. 

Untungnya, sebagian dari benda-benda Titanic tersebut sudah diselamatkan. Sebagai satu-satunya pihak yang berhak mengambil, perusahaan Titanic menyimpan benda-benda tersebut di museum. Alias tidak dijual. 

“Kami ingin memastikan bahwa kami melestarikan kenangan tersebut, karena tidak semua orang bisa pergi ke Titanic, dan kami ingin dapat menyampaikannya kepada publik,” ungkap Direktur Koleksi RMS Titanic, Tomasina Ray. 

Selain perkara harta karun, pembicaraan Titanic sekarang ini juga soal penyebab tenggelam. Di balik cerita legendaris soal “Tuhan tak akan bisa menenggelamkan kapal”, para ahli berupaya mencari jawaban logis atas tragedi kelam itu. Salah satunya terkait keberadaan gunung es yang sebenarnya tidak diprediksi para awak kapal. 

Penyebab Tenggelamnya Titanic Tetap Misteri?

Sejarawan Tim Maltin dalam Titanic: A Very Deceiving Night (2012) mengungkap, salah satu faktor kecelakaan Titanic adalah air pasang lautan. Kala itu, bulan sedang berada di posisi terdekatnya dengan bumi. Air laut pun mengalami kenaikan dan membuat gunung es yang berada di utara terapung hingga ke jalur pelayaran Titanic.

Sebagai catatan, jalur pelayaran Titanic merupakan jalur lazim yang dilewati kapal dan memang seharusnya tak ada gunung es. Atas alasan ini, awak Titanic tak memasukkan gunung es sebagai ancaman. Maka, ketika gunung es tiba-tiba muncul, bencana pun tak bisa dihindari.

Tim Maltin pun menyebut, sudah seharusnya tak ada orang yang disalahkan atas tragedi Titanic sebab bukan murni kesalahan manusia.

Meski begitu, pendapat tersebut hanya menambah daftar panjang teori penyebab tenggelamnya Titanic. Sampai sekarang, penyebab tenggelamnya kapal masih terus diuji oleh para ahli.

Kontrak Gas ke PGN dari Natuna Dibatalkan, Segini Jumlahnya

Fasilitas Penerima Gas atau On Shore Receiving Facilites (ORF) Pipa Transmisi Gas Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap 1 di Tambak Rejo, Semarang, Jawa Tengah, yang dioperasikan PT Pertamina Gas (Pertagas). (Dok. Pertagas)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengumumkan bahwa kontrak pembelian gas dari Blok Duyung, Natuna telah dibatalkan. Hal ini terungkap berdasarkan Laporan Informasi atau Fakta Material yang disampaikan perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/4/2025).

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman dalam laporan informasi tersebut menyampaikan, kontrak gas yang semula dialokasikan untuk PGN dari Lapangan Mako yakni sebesar 122,77 TBTU.

Menurut Fajriyah, kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) atau Gas Sales Agreement (GSA) antara PGN dan penjual ditandatangani pada 21 Juni 2024. Sedangkan GSA dinyatakan akan efektif berakhir pada 12 April 2025.

“Pada saat pelaporan, GSA antara Perseroan dengan Penjual akan dibatalkan sehingga berdampak pada pengurangan proyeksi pasokan gas sebesar volume total kontrak yaitu 122,77 TBTU,” tulis Fajriyah dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (14/4/2025).

Ia menjelaskan PGN selaku pembeli gas dari Lapangan Mako telah menerima surat pemberitahuan penghentian kontrak (Notice of Termination of Gas Sales Agreement/GSA Termination Notice) dari West Natuna Energy Ltd, sebagai penjual, bersama dengan mitranya yaitu Empyrean Energy Plc dan Coro Energy Duyung (Singapore) Pte. Ltd.

“GSA Termination Notice merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Nomor T-86/MG.04./MEM.M/2025 yang mencabut/menyatakan tidak berlaku lagi Surat Menteri ESDM Nomor T-83/MG.04./MEM.M/2024,” tulis Fajriyah.

Conrad Asia Energy Ltd selaku operator Blok Duyung, Natuna buka suara perihal kontrak gas. Bahwa, pihaknya telah menerima arahan dari Kementerian ESDM mengenai pengalihan alokasi gas Lapangan Mako itu ke PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI).

Semula, pasokan gas dari Blok Duyung tersebut dikhususkan untuk PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Sembcorp Gas Pte Ltd. Keputusan ini diambil pemerintah Indonesia guna merespons permintaan gas domestik yang cukup pesat, khususnya untuk sektor kelistrikan.

“Kementerian ESDM telah mengarahkan agar seluruh gas dari Lapangan Gas dengan tingkat penjualan gas plateau sebesar 111 miliar British Thermal Unit per hari (Bbtud) dialokasikan untuk pasar domestik Indonesia di Batam, dengan gas tersebut akan dibeli oleh PT PLN Energi Primer Indonesia,” tulis Conrad dikutip dari listcorp.com, Senin (14/4/2025).

Dalam berita ini disebutkan bahwa PLN mengoperasikan lebih dari 7.000 pembangkit listrik yang memasok listrik kepada lebih dari 89 juta pelanggan dan menjual lebih dari 288.000 GWh listrik per tahun.

Conrad melalui anak usahanya, West Natuna Exploration Limited, memegang 76,5% hak partisipasi di blok Duyung bersama dengan Coro Energy Duyung (Singapura) Pte. Ltd dengan 15% hak partisipasi dan Empyrean Energy PLC 8,5% hak partisipasi.

Conrad menyampaikan bahwa harga jual gas dari Lapangan Mako nantinya akan dihubungkan dengan Indonesian Crude Price (ICP). Hal ini dinilai setara secara ekonomi dengan harga LNG yang mengacu pada Brent, serta konsisten dengan skema harga yang sebelumnya telah disepakati untuk pasar domestik maupun ekspor, sehingga tetap menjamin nilai ekonomi gas dari Mako.

Sebagai tindak lanjut dari arahan Kementerian ESDM ini, Conrad saat ini tengah menyelesaikan Perjanjian Jual Beli Gas atau GSA dengan PLN. Conrad mengaku tengah berkoordinasi erat dengan PLN dan SKK Migas yang menargetkan agar GSA dengan PLN dapat diselesaikan pada Maret 2025 dan ditandatangani dalam beberapa minggu ke depan.

“Selain itu, ESDM telah mencabut alokasi dan arahan harga sebelumnya untuk penjualan gas Mako kepada PT Perusahaan Gas Negara Tbk (“PGN”) dan Sembcorp Gas Pte Ltd. (“Sembcorp”). GSA dengan PGN dan Sembcorp selanjutnya akan dibatalkan,” tulis Conrad.

Menurut Conrad, pemerintah Indonesia yang tengah menyusun Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) baru akan memprioritaskan eksplorasi dan produksi gas untuk memenuhi permintaan energi domestik yang meningkat pesat.

Setidaknya, sekitar 15 Gigawatt (GW) kapasitas pembangkit listrik berbahan bakar gas direncanakan akan dibangun di seluruh Indonesia hingga 2034, terutama untuk mendukung kapasitas beban dasar (base load).

Conrad mengatakan pihaknya memiliki lima penemuan gas yang telah diuji alirannya di wilayah strategis Indonesia dan berada dalam posisi yang baik untuk memenuhi peningkatan permintaan ini. “Arahan ESDM ini diharapkan akan mendukung kesepakatan farm-out yang sedang diproses di Duyung dan Aceh, serta pengambilan Keputusan Investasi Final (FID) untuk Mako,” tulis Conrad.

Slot Qris

World Expo 2025 Osaka Dibuka, 158 Negara Sajikan Masa Depan Dunia

Expo 2025 Osaka

World Expo 2025 Osaka secara resmi telah dibuka untuk umum pada Minggu 13 April 2025. Sebanyak 158 negara terlibat dalam acara tersebut, menyajikan dunia masa depan.

Tema yang diangkat adalah Designing Future Society for Our Lives. World Expo 2025 Osaka berlangsung dari April hingga Oktober 2025 di Yumeshima, sebuah pulau artifisial di Kota Osaka.

Adapun pembukaan dihadiri langsung oleh Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako, Putra Mahkota Akishino dan Putri Kiko, serta Perdana Menteri Ishiba Shigeru.

“Saya sangat berharap bahwa Expo 2025 Osaka, Kansai, Jepang akan menjadi kesempatan bagi orang-orang di seluruh dunia untuk menghargai tidak hanya kehidupan mereka sendiri, tetapi juga kehidupan orang-orang di sekitar mereka dan berbagai bentuk kehidupan yang ada di alam, dan untuk terinspirasi untuk bekerja sama guna menciptakan masa depan yang berkelanjutan,” kata Naruhito dalam pembukaan.

Pembukaan berlangsung meriah, dihadiri oleh setidaknya 1.300 orang. Sederet pertunjukan disajikan dalam pembukaan, mulai dari budaya tradisional hingga berkaitan dengan perkembangan teknologi.

Dalam enam bulan ke depan, 158 negara dan 7 organisasi internasional akan menyajikan masa depan dunia lewat pameran pada setiap paviliun. Indonesia juga turut terlibat dengan tema yang diangkat Thriving in Harmony – Nature, Culture, Future.

Ishiba mengakui, World Expo 2025 Osaka berlangsung di tengah situasi global yang kurang baik. Jika pada World Expo sebelumnya ada persoalan pandemi covid-19, kini dunia dihadapkan pada krisis perpecahan.

“Di masa seperti ini, saya yakin sangat berarti bagi orang-orang di seluruh dunia untuk berkumpul bersama membahas tema kehidupan dan terpapar pada teknologi mutakhir, beragam cara berpikir, dan budaya,” jelas Ishiba.

Ladangtoto

Setop Telepon Pinjol di HP Android dan iPhone Pakai Cara Ini

Utang Pinjol Menggunung Gen Z & Milenial Paling Demen Ngutang

Anda mungkin pernah mendapatkan banyak telepon dari nomor yang tidak dikenal. Bahkan beberapa di antaranya dilakukan dari mereka yang mengaku berasal dari pinjaman online (pinjol).

Panggilan telepon itu bisa sangat mengganggu karena dilakukan berulang kali hingga mengganggu kegiatan dan ketenangan. 

Anda sebenarnya bisa memutus panggilan telepon dengan memblokir nomor asing tersebut. Cara tersebut bisa diterapkan baik pengguna iPhone maupun ponsel Android.

Simak tips berikut.

Pengguna Android

Berikut cara memblokir nomor asing untuk HP Android;

1. Buka menu telepon

2. Klik Pengaturan

3. Pilih Daftar Blokir

4. Tekan Daftar Blokir Panggilan

5. Geser toggle ada bagian Blokir Panggilan Orang Tak Dikenal dan Blokir Panggilan dari Nomor yang Disembunyikan.

Anda juga bisa memblokirnya secara manual satu per satu.

Berikut cara lainnya:

1. Buka menu telepon

2. Klik nomor yang ingin dblokir

3. Pilih Blokir.

Pengguna iPhone

iPhone juga memiliki fitur untuk menghentikan panggilan nomor yang tidak dikenal. Anda bisa memblokir nomor satu per satu ataupun membuat panggilan dari nomor asing menjadi bisu.

Fungsi terakhir membuat panggilan telepon dari nomor tertentu akan mute atau hening. Jadi Anda tidak akan mengetahui adanya panggilan dari nomor tersebut.

Berikut cara melakukannya:

1. Buka menu pengatura

2. Pilih Apps

3. Pilih pengaturan Telepon atau Phone

4. Klik opsi Silence Unknown Callers

5. Aktifkan opsi tersebut

Dan, berikut cara memblokir nomor secara manual:

1. Buka aplikasi Phone

2. Klik menu panggilan terbaru

3. Cari nomor yang ingin diblokir

4. Klik ikon huruf i di samping nomor tersebut

5. Klik Blokir Penelepon ini.

Aplikasi GetContact

Anda juga bisa memblokir nomor telepon menggunakan aplikasi pihak ketiga. Salah satunya adalah melalui GetContact yang tersedia di Play Store maupun AppStore. Berikut caranya:

1. Install aplikasi terlebih dulu

2. Buka aplikasi

3. Klik menu Pengaturan

4. Klik Pengaturan Spam

5. Tekan Spam Call Protection

6. Pilih opsi Block all spam calls.

Bet 777

Ini 10 Saham Rajin Bagi Dividen Jumbo dalam 5 Tahun, Siapa Juara?

Businessman holding money coins accounting for increase financial interest rate and business investment growth from dividend, Business Finance and Money, Save money for prepare in the future

Di tengah ketegangan perang tarif dagang, emiten dengan dividen jumbo menjadi pilihan yang aman. Meskipun cuan dari capital gain saat ini sulit di raih, setidaknya cuan dari dividen dapat mengobati penantian cuan dari capital gain.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang tahun ini memang masih mencatatkan penurunan tajam hingga 11,47% hingga perdagangan Jumat (11/4/2025) sesi I di level 6.267,71.

Penurunan IHSG pun mendorong kejatuhan banyak saham, sehingga kini mencari cuan dari capital memang terhitung cukup sulit.

Peluang cuan dari dividen pun menjadi pilihan lain sembari menanti panen dari capital gain.

CNBC Indonesia Research telah merangkum 10 saham yang memberikan dividen yield terbesar dalam rata-rata 5 tahun.

Slot 1000

Simalakama Tarif AS, Senjata Rahasia China Bisa Kubur Mimpi MAGA Trump

Presiden Donald Trump berpidato di sebuah resepsi perayaan Bulan Sejarah Perempuan di Ruang Timur Gedung Putih, Rabu, 26 Maret 2025, di Washington. (AP Photo/Jacquelyn Martin)

Gejolak keuangan mengguncang pasar global setelah para investor ramai-ramai melepas obligasi pemerintah Amerika Serikat. Aksi jual besar-besaran ini mencerminkan runtuhnya kepercayaan terhadap stabilitas ekonomi AS, yang kini berada di bawah bayang-bayang perang dagang dan lonjakan suku bunga obligasi.

Presiden Donald Trump yang terkenal dengan slogan Make America Great Again (MAGA) baru saja memberlakukan tarif tinggi sebesar 104% terhadap berbagai produk asal China pada Rabu (9/4/2025) tengah malam, yang kemudian dibalas oleh Beijing dengan tarif balasan sebesar 84%. Ketegangan meningkat ketika Trump menaikkan tarif terhadap China menjadi 125%.

Langkah-langkah ini telah menciptakan ketidakpastian besar, memicu penurunan tajam di pasar saham, dan menimbulkan ketakutan akan inflasi yang melonjak.

Dilansir dari laporan BBC, Kamis (10/4/2025), yang paling mencemaskan para ekonom adalah potensi dampak terhadap pasar obligasi. Tingkat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS dengan tenor 10 tahun melonjak dari 3,9% menjadi 4,5% hanya dalam beberapa hari-angka tertinggi sejak Februari.

Kenaikan ini mencerminkan melemahnya permintaan terhadap surat utang AS, yang selama ini dikenal sebagai tempat berlindung aman (safe haven) bagi investor di masa krisis.

“Naiknya imbal hasil obligasi berarti meningkatnya biaya pinjaman, baik bagi perusahaan maupun pemerintah,” jelas Laith Khalaf, kepala analisis investasi di AJ Bell. “Obligasi seharusnya berkinerja baik saat terjadi gejolak, namun perang dagang Trump kini merusak pasar utang AS,” lanjutnya.

Harga obligasi jatuh seiring investor yang menjualnya secara masif. Para analis memperingatkan bahwa kejatuhan ini bisa memperparah tekanan terhadap ekonomi AS, yang sudah terguncang oleh tingginya ketegangan perdagangan.

Salah satu tokoh ekonomi global, Mohammed El-Erian, penasihat ekonomi utama di Allianz dan mantan pimpinan manajer obligasi terbesar di dunia, PIMCO, menyatakan bahwa lonjakan biaya pinjaman ini menandakan “terkikisnya persepsi bahwa obligasi AS adalah aset aman.”

“Kekhawatiran terhadap dampak tarif terhadap inflasi dan defisit anggaran pemerintah AS adalah pemicu utama. Investor mulai meragukan arah kebijakan ekonomi AS,” tuturnya.

‘Senjata Rahasia China’

Di tengah krisis ini, muncul dugaan bahwa negara asing-termasuk China yang saat ini memegang sekitar US$759 miliar obligasi pemerintah AS-sedang mempertimbangkan untuk menjual kepemilikannya.

Langkah semacam itu, jika terjadi, dapat memperparah tekanan terhadap dolar dan meningkatkan imbal hasil obligasi lebih jauh.

George Saravelos, kepala global riset valas di Deutsche Bank, mengatakan bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin terpaksa melakukan intervensi darurat.

“Kami tidak melihat opsi lain bagi The Fed kecuali turun tangan dengan membeli obligasi pemerintah AS untuk menstabilkan pasar,” ujarnya. “Kita memasuki wilayah yang belum dipetakan. Sulit untuk memprediksi reaksi pasar selanjutnya karena jelas investor telah kehilangan kepercayaan terhadap aset-aset AS.”

Saravelos menambahkan bahwa perang dagang ini tampaknya tak akan menghasilkan pemenang. “Yang kalah adalah ekonomi global,” katanya.

Bayangan Resesi

Situasi ini juga memunculkan bayangan resesi di Amerika. JP Morgan kini memperkirakan kemungkinan terjadinya resesi AS meningkat dari 40% menjadi 60%, menyebut kebijakan ekonomi saat ini “bergeser menjauh dari pertumbuhan”.

Simon French, kepala ekonom di Panmure Liberum, mengatakan bahwa Fed dapat mempertimbangkan pemangkasan suku bunga untuk mengurangi dampak terhadap sektor tenaga kerja. “Kemungkinan AS masuk ke dalam resesi kini seperti melempar koin,” katanya.

Resesi didefinisikan sebagai penurunan aktivitas ekonomi yang luas dan berkepanjangan, biasanya disertai lonjakan pengangguran dan penurunan pendapatan.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, membela kebijakan Trump dengan menyatakan bahwa tujuan tarif adalah untuk membawa “lapangan kerja dan manufaktur kembali ke Amerika, meningkatkan upah, pendapatan, dan menghidupkan kembali American Dream.”

“Pemerintahan Trump ingin memperbaiki ketimpangan perdagangan global yang telah berlangsung lama.”

Meskipun Trump mengumumkan penangguhan tarif tambahan selama 90 hari bagi beberapa negara serta penerapan tarif resiprokal 10% bagi negara lainnya-yang sempat memicu reli di pasar saham AS-dampak jangka panjang dari kebijakan ini masih penuh tanda tanya.

Pertanyaan besar kini adalah: apakah China benar-benar akan melepas obligasi AS dalam jumlah besar? Jika ya, maka dunia mungkin akan menghadapi badai keuangan yang lebih besar dari yang diperkirakan siapapun.

bet 888

Respons Cepat Tarif ‘Mencekik’ Trump, India Pangkas Suku Bunga Acuan

Seorang petugas keamanan berdiri di samping catatan Bank Sentral India (RBI) di kantor pusat RBI di Mumbai, India, Kamis, 10 Agustus 2023. (AP Photo/Rajanish Kakade/File Foto)

Di tengah memuncaknya tekanan ekonomi global akibat kebijakan tarif ‘mencekik‘ dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Bank Sentral India (Reserve Bank of India/RBI) mengambil langkah strategis dengan memangkas suku bunga acuannya pada Rabu (9/4/2025).

Ini merupakan pemotongan suku bunga kedua tahun ini, yang bertujuan menopang perekonomian India yang tengah melambat dan menghadapi tantangan dari tarif ekspor baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.

Dalam pernyataan resminya, RBI mengumumkan penurunan suku bunga repo sebesar 25 basis poin menjadi 6%. Suku bunga ini adalah tingkat di mana bank sentral meminjamkan dana kepada bank-bank komersial, dan penurunannya diharapkan dapat mendorong kredit dan investasi dalam negeri.

Kebijakan ini diumumkan bersamaan dengan mulai berlakunya tarif balasan dari pemerintah AS terhadap India sebesar 26%, yang diprakarsai oleh Trump sebagai bagian dari strategi dagang barunya yang disebut sebagai tarif resiprokal.

Kebijakan ini menarget berbagai negara termasuk India-negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia dan ekonomi terbesar kelima secara global.

Adapun kondisi ekonomi domestik India telah menunjukkan pelemahan dalam beberapa kuartal terakhir. Sektor manufaktur yang lesu, belanja pemerintah yang melambat, serta lemahnya sentimen konsumen perkotaan menjadi beban yang signifikan.

Pertumbuhan ekonomi India diperkirakan hanya mencapai 6,5% pada tahun fiskal terakhir, turun drastis dari 9,2% pada tahun sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak pandemi Covid-19.

Dalam pernyataan resmi Komite Kebijakan Moneter (MPC), RBI menyatakan bahwa “langkah-langkah terkait tarif perdagangan baru-baru ini telah memperburuk ketidakpastian dan mengaburkan prospek ekonomi di berbagai kawasan.”

“Dalam kondisi ekonomi global yang menantang seperti ini, dengan inflasi yang tetap jinak dan outlook pertumbuhan yang moderat, MPC memandang perlunya terus mendukung pertumbuhan,” demikian kutipan dari pernyataan tersebut, dilansir AFP.

Tarif 26% yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump terhadap India dinilai berdampak besar terhadap ekspor, terutama di sektor bernilai tinggi seperti perhiasan, batu mulia, makanan laut, hingga tekstil.

Goldman Sachs, dalam laporannya, menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi India untuk tahun fiskal berjalan dari 6,3% menjadi 6,1%, dengan alasan kebijakan tarif AS sebagai salah satu faktor utama.

Pemerintah India sendiri tampaknya memilih pendekatan hati-hati dalam menanggapi kebijakan dagang agresif dari AS. Kementerian Perdagangan menyatakan pekan lalu bahwa mereka tengah “mengkaji secara menyeluruh implikasi maupun peluang” dari situasi tersebut, terutama setelah melihat bahwa negara-negara pesaing seperti Tiongkok mengalami dampak yang lebih besar dari lonjakan tarif.

Selain itu, India dan AS kini tengah dalam proses perundingan perjanjian dagang bilateral, yang menurut rencana akan menyelesaikan tahap pertama kesepakatan pada musim gugur tahun ini. Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan baru dalam hubungan dagang kedua negara yang belakangan sering dilanda ketegangan.

Kas138

Airlangga Paparkan Dunia sedang tidak Baik-baik Saja, Ini Alasannya

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberi pemaparan di acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden RI dengan tema

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan situasi terkini dunia saat ini. Hal itu dibeberkan Airlangga dalam acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (8/4/2025).

“Tentu dunia sedang tidak baik-baik saja,” katanya.

Menurut Airlangga, beberapa indikator pasar keuangan masih berfluktuasi. Salah satunya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“IHSG masih negatif, tadi pagi negatif namun sudah berada pada tren positif sudah naik. Nilai tukar rupiah juga relatif terjaga walaupun ada pelemahan. Tapi kalau kita bandingkan negara lain seperti Jepang pelemahannya itu sampai 50%, demikian juga beberapa negara lain,” ujar Airlangga.

Politikus Golongan Karya itu bilang kalau AS pun menggugat pelemahan nilai tukar sebagai currency manipulator untuk kemudian dijadikan bagian dari non tariff barrier.

Yield treasury kita juga relatif bagus. Kemudian juga obligasi dan juga yang terkait cadangan relatif tetap sama,” kata Airlangga.

Kemudian, menurut dia, pengumuman tarif baru oleh Presiden Donald Trump telah meningkatkan ketidakpastian ekonomi global.

“Ini akibat kebijakan tersebut probability resesi juga meningkat namun Indonesia masih relatif rendah, di 5%. Kemudian trade policy uncertainty juga tinggi sehingga kita masuk dalam kebijakan yang uncertain,” ujar Airlangga.

“Terjadi gejolak pasar keuangan seluruh dunia terjadi pelemahan di emerging market. Kemudian retaliasi tarif oleh China, rantai pasok global terganggu dan tentunya ini banyak korporasi yang menahan atau terjadi penurunan konsumsi bahkan wait and see untuk melakukan investasi atau ekspansi,” lanjutnya.

kas138